Reses Ketua Komisi III DPRD Tubaba Berjanji Perjuangkan Harapan masyarakat Tiyuh Candra Mukti

Kamis, 16 Maret 2023 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id

Masyarakat Tiyuh Candra Mukti Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat mempertanyakan janji Dinas PUPR setempat, yang akan membangun kembali tugu tani usai dirobohkan karena pelebaran jalan simpang tiga tiyuh beberapa tahun yang lalu.

Hal ini terungkap dalam kegiatan masa reses yang dilakukan anggota DPRD Tubaba dari partai Demokrat Paisol, di halaman balai Tiyuh Candra Mukti, pada Kamis (16/3/2023)

“Keberadaan tugu tani atau sering kami sebut tugu pacul, memiliki sejarah tersendiri bagi masyarakat tiyuh candra mukti, sehingga kami sangat kehilangan dengan lenyapnya patung itu,”ungkap Githo yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Tiyuh (BPT)Candra Mukti.

Dia juga menyebutkan bahwa
Dinas PUPR sempat menjanjikan akan membangun kembali patung tersebut, namun hingga sampai tahun 2023 belum direalisasikan.

BACA JUGA  Bupati dan Wakil Bupati Lampura Memantau Langsung Pelaksanaan Pilkades di 91 Desa

Menanggapi hal tersebut, Paisol sekaligus ketua komisi III DPRD Tubaba menyatakan akan menampung aspirasi masyarakat tersebut dan segera akan mengkoordinasikan dengan pihak pemkab.

“Kami akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat Tiyuh Candra Mukti, saya juga sudah berkordinasi dengan Dinas PUPR agar dapat memasukan kegiatan tersebut dalam APBD-P nanti,” cetusnya.

Sementara itu Kepala Tiyuh Candra Mukti Marsudi Hasan mengatakan, bahwa tahun 2020-2021silam, pihaknya sudah pernah mengajukan permohonan pembangunan kembali tugu tani tersebut, tapi tidak ada tanggapan sama sekali.

“Tahun ini kami tidak mengajukan lagi, karena tidak ada tanggapan, semoga saja aspirasi yang kami sampaikan dalam reses ketua komisi III hari ini bisa di dengar dam direalisasikan pemkab tubaba” pungkasnya.(Joni St).

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru