Sumsel Bawa Pulang 3 Medali dari Ajang KSM Nasional

Senin, 9 September 2024 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, Tintamerah.co.id — Kontingen Sumatera Selatan membawa pulang tiga medali dari ajang Kompetisi Sains Madrasah (Madrasah) dan Madrasah Young Researces Supercamp (Myres)Tingkat Nasional Tahun 2024 di Ternate, Maluku Utara, 2-7 September 2024. Rinciannya, satu medali emas dan satu medali perunggu di ajang Myres serta satu medali perak dari ajang KSM.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumsel Ishak menjelaskan, pada dua ajang nasional ini Sumsel mengirim 27 siswa madrasah dengan rincian 24 siswa di ajang KSM dan tiga siswa di ajang Myres. Setelah bersaing dengan siswa-siswa madrasah terbaik se-Indonesia, kontingen Sumsel berhasil membawa pulang tiga medali.
“Untuk medali emas dipersembahkan oleh Ahmad Naufal Fachriyadi asal MAN Insan Cendekia OKI dengan judul penelitian Aplikasi Simotic Sebagai Upaya Edukasi Pencegahan Praktik Money Politic Bagi Pemilih Pemula. Sedangkan medali perak disumbangkan Fathiya Rahmalia Zahra asal MAN 2 Palembang yang mengikuti lomba KSM Mata Pelajaran Biologi. Adapun medali perunggu disumbangkan Nizrina Nuraziza dan Aqilah Siti Zhafirah asal MAN 3 Palembang dengan judul penelitian Wafha (Wajib Paham Haid): Program Kajian Risalatul Mahid Sebagai Pemahaman Haid Bagi Remaja Panti Asuhan,” jelas Ishak, Senin (09/09/2024).
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan mengucapkan selamat kepada para siswa yang telah berhasil membawa pulang medali. Dia berharap, raihan ini dapat memotivasi siswa madrasah di Sumatera Selatan untuk terus mencetak prestasi di setiap ajang lomba yang diikuti.
“Terima kasih atas perjuangan dan pengorbanan anak-anak sekalian. Bagi anak-anak yang belum berhasil membawa pulang medali, jangan putus asa dan berkecil hati. Teruslah jaga semangat dan motivasi untuk belajar. Tingkatkan kemampuan dan wawasan anak-anak semua. Semoga pada even-even berikutnya Sumsel dapat membawa pulang medali lebih banyak lagi,” harap Syafitri.
Sebagai informasi, KSM dan Myres merupakan dua ajang nasional yang digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Dua even ini merupakan bentuk komitmen Kemenag dalam mendukung terciptanya wahana membangun semangat kompetisi sains di kalangan siswa madrasah. Tahun ini KSM berupaya mengelaborasi sains dan teknologi yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam, budaya Indonesia dan perkembangan masyarakat global, sehingga mampu memberikan pengalaman belajar yang kaya dan beragam kepada peserta.

BACA JUGA  Kejaksaan Agung Menyita 1 Unit Rumah Mewah Milik Tersangka TN alias AN dalam Perkara Komoditas Timah

(Humas Kemenag Sumsel)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru