Sumsel Tekan Kasus Kematian Akibat Sakit jantung

Senin, 1 Maret 2021 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG|Tintamerah.co.id– Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan terus mensupport program yang dijalankan pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Sumsel dalam mengedukasi masyarakat dalam menekan jumlah penderita sakit jantung.

“Pembunuh pertama di dunia itu masih penyakit jantung. Sosialiasi dan kampanye mencintai jantung sangat perlu dilakukan kepada masyarakat,” ungkap Gubernur Herman Deru ketika menerima audensi Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel, Hj Fauziah Mawardi Yahya, Senin (1/3).

Menurut Herman Deru, salah satu tugas utama yang diemban Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel melakukan sosialiasi, dan edukasi agar kesadaran masyarakat semakin baik terhadap kesehatan jantung. 

“Terterimakasih kepada Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel, karena telah membantu tugas pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

BACA JUGA  Enos Harap 80 Persen Infrastruktur Jalan Dapat Dilalui Dengan Baik

Menurut HD, upaya Yayasan Jantung Indonesia dalam

mengajak masyarakat peduli dengan kesehatan jantung, perlu terus dilakukan

melalui  kampanye cinta jantung hingga ke pelosok kabupaten/kota di Sumsel.

“Jagan hannya di kota saja dilakukan sosiisasi, tetapi sampai ke pelosok kabupaten/kota juga perlu dilakukan edukasi pada masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel, Hj Fauziah Mawardi Yahya mengatakan, sejak dikukuhkan pada Febaruri 2020 lalu,  berbagai kegiatan telah dilakukan. Termasuk   mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga. 

“Kita memiliki visi misi sebagai pelopor gaya hidup sehat. Saat ini target utamanya berbagai usia, terutama remaja dan kaum perempuan,” ungkapnya.

Fauziah Mawardi berharap, berbagai dukungan dari pihak pemeirntah provinsi agar visi misi Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sumsel bisa terwujud, dan jantung masyarakat Sumsel semakin sehat. 

BACA JUGA  Gus Mentari Resmikan Studio Inmas TV Kanwil Kemenag Sumsel

“Jika sudah berdiri kepengurusan di kabupaten/kota, tentu kampanye cinta jantung dan peduli jantung akan lebih digencarkan lagi. Tentu ini akan berdampak baik bagi kehatan masyarakat Sumsel,” tandasnya.(YL)

Berita Terkait

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017
Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:02 WIB

Desakan Total PALI Berhasil, Pemprov Sumsel Akhirnya Proses Pencabutan Pergub “Cacat Hukum” 40/2017

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Berita Terbaru