Terkait Dugaan Penurunan Spanduk, Kapolsek Darul Aman: Tidak Ada Anggota Saya yang Menurunkan APK

Selasa, 2 Januari 2024 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Kapolsek Darul Aman IPTU Syamsul Bahri, SH saat dikonfirmasi awak media terkait dugaan penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) mengatakan bahwa tidak benar adanya oknum atau anggota Polsek Darul Aman yang menurunkan alat peraga kampanye (APK) seperti yang diberitakan oleh salah satu media Online tersebut, di Desa Peukan Idi Cut, Kabupaten Aceh Timur, Selasa, (2/1/2024).

Kapolsek juga menyampaikan kepada Kanit intelkam Bripka Syukri untuk menelpon anggota pengawas pemilu menghimbau atribut APK yang terpasang di tanah milik polri.

Kapolsek juga mengatakan bahwa apa yang sudah diberitakan oleh salah satu media online tersebut tidaklah benar.”ujar Kapolsek Darul Aman IPTU Syamsul Bahri, SH

BACA JUGA  Penuhi Kebutuhan Pasokan Bawang Merah Sumsel, Provinsi Sumatera Selatan dan Kota Palembang Lakukan Kerja Sama Daerah dengan Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Enrekang

Lanjut Kapolsek, Informasi yang saya terima dari anggota Kanit intelkam Polsek Darul Aman Bripka Syukri bahwa, anggota saya telah menghubungi serta menghimbau timses dan caleg yang gambar spanduk APKnya terpasang di area tanah milik Polri atau polres Aceh Timur di Peukan Idi Cut kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur tersebut agar segera dipindahkan dari area tanah milik Polri, dan Alhamdulillah pihak timses dan caleg tidak ada masalah saat dihimbau oleh anggota saya lewat via telpon.” terang Kapolsek.

Lanjutnya Kapolsek juga mengatakan setidaknya jika ada oknum wartawan yang ingin menaikkan berita agar selalu konfirmasi dahulu supaya setiap berita yang ditayang harus berimbang serta tidak memprovokasi, dan berita yang tayang tidak sepihak seperti tertuang dalam UU pers no 40 tahun 1999.

BACA JUGA  Delapan Anggota PWI MUBA Mundur

(DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru