Warga Desa Sungai Langan PALI Protes Penyaluran BLT Tidak Tepat Sasaran

Jumat, 29 April 2022 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI | Tintamerah.co.id -, Warga desa Sungai Langan di PALI, Sumatera Selatan protes karena penyaluran dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tidak tepat sasaran.

Salah satu warga dusun II yang tak ingin disebutkan identitasnya mengatakan sejak pemerintah menyalurkan BLT dirinya termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Sebelumnya saya dapat terus, baru kali ini saya tidak dapat,” katanya kepada Tintamerah.co.id di kediamannya, Minggu (24/04/22).

Selain itu dia menuturkan, selain dirinya ada beberapa warga lain yang dikeluarkan sebagai penerima BLT.

“Kampung ini ada orang tiga,” ujar dia.

“Ibu Susia, Linda dan saya,” dia menambahkan.

Disisih lain dia mengungkapkan Tim Pengambilan BLT desa Sungai Langan mengurangi jumlah dari seharusnya yang diterima oleh warga.

“Kabarnya menerima sembilan ratus ribu untuk tiga bulan, tiga bulan itu dipotong lima puluh ribu rupiah, upah mengambilnya,” ungkapnya.

BACA JUGA  Dua Orang Dibekuk Tim Opsnal Beruang Hitam Polres PALI Terkait Pencurian di PT Pertamina Hulu Rokan Field Pendopo

Senada dengan salah satu warga dusun II lainnya membenarkan jika dirinya sudah tidak menerima lagi penyaluran BLT tahun 2022.

“Saya dapat dari awal penyaluran BLT,” kata dia.

Dia merasa kecewa karena tidak lagi termasuk KPM penyaluran BLT desa Sungai Langan pada tahun ini.

“Ditahun 2022 ini saya tanyakan kepada Kades, saya termasuk sebagai KPM, ketika saya tanyakan kepada pengurusnya nama saya tidak ada,” terang dia.

Sementara Kepala Desa (Kades) Sungai Langan Herman mengatakan penetapan BLT warga sudah melalui musyawarah desa. Pemdes Sungai Langan sengaja mengurangi karena KPM sudah melampaui dari anggaran.

“Karena kami dari tahun 2020 -2021 kami lebih dari anggaran,” kata dia kepada Tintamerah.co.id di kediamannya, Rabu (26/04/22).

BACA JUGA  Kapolres Pali Sanggah Adanya 60 Titik Sumur Minyak Ilegal Di Kabupaten Pali

Dia menyebut pada saat itu Pemdes Sungai Langan menetapkan 45 persen dengan jumlah 148 warga penerima KPM. Oleh karena itu, pihaknya mengurangi jumlah KPM untuk dialihkan kepada kegiatan yang lain.

Selain itu, kata dia, pihaknya sudah bermusyawarah dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam penetapan KPM.

“Saya tanya dengan BPD mengapa orang lima tersebut tidak termasuk KPM, sampai saya marah,” pungkas dia.

Dia membenarkan ada lima warga yang sebelumnya termasuk KPM namun pada tahun ini tidak terdata. Dia memepertanyakan mengapa BPD tidak mendata lima warga yang sebelumnya menerima BLT. Saat itu anggota BPD tidak bisa menjawab.

Dia menyebut anggota BPD saling lempar saat dimintai keterangan, karena pihak BPD minta anggota keluarganya termasuk sebagai KPM.

BACA JUGA  Ketua Bhayangkari Sumsel Kunker ke Polres PALI

Menurut dia, seharusnya Pemdes dan BPD memberikan solusi, bukan untuk berdebat dalam dalam menentukan warga penerima BLT.

Sebelumnya dia sudah mengingatkan kepada tim ferivikasi kriteria KPM BLT adalah masyarakat miskin ekstrim dan sakit menahun.

“Nah ini saya bentuk timnya, tim ferivikasinya dari perangkat desa. Setelah hasil dari tim perangkat desa diseleksi oleh BPD, ini berita acaranya, antara BPD mufakat,” imbuh dia.

Dia menegaskan Pemdes Sungai Langan sudah menjalankan prosedur yang benar karena penetapan KPM BLT warga ditetapkan melalui musyawarah desa.

Laporan : Tim IWO PALI

Berita Terkait

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!
KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!
Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis
Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!
Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”
Bupati Asgianto: Selagi Ibumu Masih Hidup, Sayangi!
Restui Desakan Warga PALI, Gubernur Sumsel Sepakat Cabut Pergub No. 40/2017
Solidaritas Tanpa Batas: Insan Pers Bumi Serepat Serasan Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:30 WIB

Mitigasi Bencana Nol, FPR PALI Tuntut Pertamina Bertanggung Jawab: Jangan Korbankan Rakyat Demi Nafsu Industri!

Minggu, 20 September 2026 - 12:32 WIB

KELALAIAN BRUTAL PERTAMINA PENDOPO: Warga Talang Gas & RSA PALI Siap Gelar Aksi Akbar Jika Tuntutan Diabaikan!

Minggu, 20 September 2026 - 11:59 WIB

Urat Nadi Warga Talang Gas Disedot Tanpa Ampun: Company Man Rig TMMJ #05 Akhirnya Temui Warga, Desak Pengajuan Surat Tertulis

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Mitigasi Bencana Nol, Pertamina & TMMJ Justru Rampas Urat Nadi Warga Talang Gas, PALI: Sungai Penukal Kering Total, Publik Desak Sanksi Tegas!

Jumat, 18 September 2026 - 12:05 WIB

Perasaan Mendalam Bupati Asgianto Ditinggal Almarhumah Ibunda Hj. Salbiah: “Berat Sekali, Rasa Mau Lepas Kepala”

Berita Terbaru