Timor Owner Palembang, Berbagi Berkah di Rumah Tahfidz Rahmat

Sabtu, 24 April 2021 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | tintamerah.co.id – Satu diantara pesan nilai kebaikan dari Bulan Suci Ramadhan, membangun solidaritas kemanusaiaan dan menciptakan rasa empati antar sesama. Demikian dikatakan sejumlah ulama, kiai dan ustadz di hampir setiap mimbar setiap kali Ramadhan tiba. Merespon hal itu, salah satu Komunitas di Palembang, yang tergabung dalam Timor Owne Palembang (TOP), menggelar buka bersama dan berbagi berkah di Rumah Tahfidz Rahmat Palembang, Ahad, (24/4/2021).

Dalam sambutannya, Adit Dira, Ketua Umum TOP menjelaskan, kegiatan yang dilakukan itu sudah menjadi agenda rutin. Tujuannya selain menjalin silaturahmi, juga untuk membangkitkan semangat berbagi, terutama di Bulan Suci Ramadhan di tengah masa Pandemi. Selain itu, TOP juga ada kegiatan bulanan dalam bentuk arisan antar member (anggota), yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi, terutama antara anggota TOP.

“Harapan kami, dari Timor Owner Palembang, melalui kegiatan ini bisa menjalin silaturahmi dan berbagi, terutama di Bulan Suci Ramadhan,” ujarnya.

Serentak se-Indonesia

Lebih lanjut, Adit menjelaskan acara yang mengusung tema “Raih Berkah Ramadhan dengan berbagi di Masa Pandemi” ini bukan hanya di Palembang, tetapi acara serupa juga dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia pada hari  yang sama. Hal ini digelar sebagai upaya dalam meningkatkan silaturahmi dan juga meningkatkan kepedulian bersama, terutama pada saat Ramadhan di masa Pandemi.

BACA JUGA  "Mens Sana In Corpore Sano” Korem 044/Gapo Gelar Tes Garjas Periodik II

“Kami berharap, dengan apa yang ada, dan apa yang kami bawa ke sini mohon diterima, semoga bisa membawa berkah kita semua,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengasuh dan Pengalelola Rumah Tahfidz Rahmat (RTR) Palembang, Imron Supriyadi, S. Ag, M.Hum mengatakan, kehadiran TOP ke RTR Palembang menjadi bagian kehormatan dan kebahagiaan bagi lembaga yang dipimpinnya dan bagi para santri di RTR.

Menukil salah satu hadits Nabi Muhammad SAW, alumnus Pondok Pesantren Moderan Islam Assalaam (PPMIA) Surakarta ini menjelaskan, bila ada salah satu orang saja datang ke salah satu rumah, maka tamu itu akan membawa berkah bagi si pemilik rumah. Terlebih lagi yang datang tidak hanya satu, tentu akan memberi keberkahan lebih bagi si pemilik rumah.

BACA JUGA  Jaga Kondusifitas Kamtibmas, Tim Sat Brimob Patroli Kantor KPU dan Bawaslu

“Kami sangat mengapresiasi, dan sangat merasa terhormat dengan kadatangan kawan-kawan Timor Owner Palembang.  Sebab, satu tamu saja datang ke rumah kita membawa berkah, apalagi ini ebih dari satu. Insya Allah, semoga pertemuan ini membawa keberkahan kami, juga menjadi doa untuk kita semua, baik di Rumah Tahfidz Rahmat maupun bagi komunitas Timor Owner Palembang,” ujarnya.

Lebih lanjut dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang ini menjelaskan, selama 4 tahun mengelola RTR Palembang, sudah melahirkan 4 hafidz, yaitu : Dedi Irawan (saat ini sudah mendirikan Rumah Tahfidz “Generasi Quran” di Kertapati dan sedang menempuh studi di UIN Raden Fatah Palembang), Agus Alif (saat ini mengajar di kelompok masyarakat dan Masjid Mualimin Palembang) Adi Saputra, asal Musi Banyuasin (MUBA), (saat ini mengajar di sejumlah Taman Pendidikan  Al-quran (TPA) di desanya Muara Punjung  Kabupaten Muba, dan Jaka Surya, (saat ini melanjutkan studi hafalan Quran-nya di salah satu pesantren di Palembang).

Dalam sambutannya,  suami dari Pustrini Hayati, S.Pd.I, ini menjelaskan, saat ini di RTR sedikitnya ada 25 santri mukim (mondok 24 jam) yang dikelola. Sementara 43 santri lainnya menjadi santri kalong, atau santri yang pulang pergi. PP,  belajar sejak pukul 13.00 sd 15.30 WIB. Ba’da Maghrib, Pukul 18.30 sd. 19.30 ada santri kalong (PP) kelas dewasa (Usia sekolah SMA), berjumlah 15 orang.

BACA JUGA  Hari ini, Embarkasi Palembang Terima 2 Kloter

“Kami dalam waktu empat tahun ini, sudah ada 25 santri mukim, dan 43 tiga santri yang pulang pergi, atau dalam istilah pesantren sering disebut santri kalong. Dan ba’da maghrib sampai isyak, ada 15 santri kalong khusus dewasa. Sementara ini kami mengelola santri putra. Ada dua santri putri, itu pun masih sekolah dasar kelas 3, yang sifatnya sementara karena masa pandemi,” tambahnya.

Jelang buka bersama, dilakukan serah terima bantuan sembako dari TOP ke RTR Palembang, yang dilakukan secara simbolik. Usai berbuka puasa dan makan bersama, dilanjutkan shalat maghrib berjemaah di Mushola Asy-Syarifah Rumah Tahfid Rahmat Palembang.

Laporan : Tim Media Rumah Tahfid Rahmat Palembang

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis
Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru
Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas
Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!
BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!
Perangi Narkoba dan Pungli, Kepala Rutan Palembang Teken PKS Strategis Bersama BNN Sumsel
Cuma 75 Ribu! BATIQA Hotel Palembang Dobrak Akhir Pekan dengan Pesta Kuliner Sepuasnya
Audit Kinerja Itdam II/Sriwijaya Tuntas: Korem 044/Gapo Siap Sapu Bersih Temuan Demi Transparansi Mutlak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 12:52 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Prajurit Yon TP Digembleng Bimtek Pertanian Strategis

Kamis, 23 April 2026 - 12:43 WIB

Estafet Tongkat Komando: Danrem 044/Gapo Lantik Dandim Muara Enim dan Lahat yang Baru

Kamis, 23 April 2026 - 12:36 WIB

Dobrak Sekat Eksklusivitas, Bank Sumsel Babel & OJK Hadirkan Layanan Perbankan ‘Tanpa Batas’ untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 16:55 WIB

Revolusi WFH di Palembang: fave+ Hotel Hadirkan Paket ‘Work & Fun Holiday’ Mulai Rp545 Ribu!

Rabu, 22 April 2026 - 16:18 WIB

BNNP Sumsel Musnahkan 16,9 Kg Sabu Jaringan Malaysia, Dua Gembong Besar Kini Jadi Buruan Maut!

Berita Terbaru