Mafia Tanah Berulah Lagi, Negara Dimana?

Rabu, 29 Januari 2025 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Tintamerah.co.id – 28 Januari 2025 – Dengan beredarnya statement yang disampaikan oleh oknum yang mengatasnamakan masyarakat terkait dengan penolakan eksekusi delegasi dari Pengadilan Negeri Bekasi kepada Pengadilan Negeri Cikarang yang diduga dikoordinir oleh salah satu pemilik Cluster di desa Setia Mekar kecamatan Tambun Selatan kabupaten Bekasi.

IF perwakilan dari Gerakan Geruduk Mafia Tanah (GGMT) mendesak pihak kepolisian menindaklanjuti dan mengusut tuntas permasalahan tersebut.

“Kami meminta negara harus turun tangan dengan menangkap para pihak terkait yang jelas jelas menjual tanah milik Mimi Jamilah yang sudah dijadikan cluster perumahan dan sudah dijual belikan kepada masyarakat padahal yang pemilik cluster mengetahui kalau tanah tersebut milik Mimi Jamilah, hal ini terbukti bahwa yang bersangkutan pernah bersurat kepada Mimi Jamilah ditahun 2020 untuk menawarkan kerjasama dan meminta mimi jamilah untuk mencabut sita eksekusi yang dilakukan PN Cikarang,” katanya.

BACA JUGA  Tiang Listrik Jalan Roboh, Babinsa Kodim 0422/Lambar Gercep Evakuasi

“Maka dengan demikian kami atas nama masyarakat Gerakan Geruduk Mafia Tanah (GGMT) meminta dan bermohon kepada pihak kepolisian agar mengusut tuntas tindakan yang dilakukan pemilik cluster dan pemerintah desa yang dengan sengaja membangun perumahan diatas tanah milik orang lain dan menjual belikannya kepada masyarakat hal ini jelas disinyalir adanya indikasi mafia tanah yang sangat mengakar di Desa Setia Mekar Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh para mafia tanah di desa setia mekar terjadi sejak tahun 1996 dan hal tersebut marak terjadi di daerah tersebut yang mencederai rasa keadilan bagi masyarakat setempat terutama keluarga Mimi Jamilah. “Kami juga meminta negara harus hadir untuk memberikan keamanan dan kenyamanan untuk masyarakat di wilayah tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA  Bupati Banyuasin Terima Kunker Komisi IV DPR RI Di Tanjung Lago

“Kalau kita perhatikan dalam siaran pers pada tanggal 15 oktober 2024 Kementerian ATR/BPR
Bapak Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY) Berhasil mengungkap kasus mafia tanah di daerah bekasi yang merugikan Korbannya sampai 7,9 M,” paparnya. Dan hari ini kejadian serupa yg dirasakan oleh masyarakat di desa Setia Mekar Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Hal ini menjadi cerminan betapa rapuhnya pemerintah dalam memberikan kenyamanan terhadap masyarakat. Jika hal ini bisa terulang yang untuk kesekian kalinya.

“Kami berharap dan memohon kepada pihak kepolisian turut serta mengawal dan juga menangkap dan mengungkap siapa siapa oknum oknum yg terlibat dalam praktek para mafia di desa Setia Mekar tersebut. Diantaranya oknum pengembang / pemilik cluster dan kepala desa dan prangkat desa terkait,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Cetak Prestasi Nasional: Kades Babat Arie Meidiansyah Wakili PALI dalam Program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ Kemendagri
Dua Kepala Desa di PALI Wakili Sumatera Selatan dalam Program “Kepala Desa Masuk Kampus” di Universitas Indonesia
Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:09 WIB

Cetak Prestasi Nasional: Kades Babat Arie Meidiansyah Wakili PALI dalam Program ‘Kepala Desa Masuk Kampus’ Kemendagri

Senin, 29 Juni 2026 - 21:27 WIB

Dua Kepala Desa di PALI Wakili Sumatera Selatan dalam Program “Kepala Desa Masuk Kampus” di Universitas Indonesia

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Berita Terbaru