Hadirkan Sejuk di Fajar Hari, Wakapolda Sumsel Tegaskan Polri Bukan Sekadar Penegak Hukum!

Rabu, 15 April 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG | tintamerah.co -, Di saat sebagian besar warga masih terlelap, derap langkah jajaran Polda Sumatera Selatan sudah menyentuh aspal jalanan menuju Masjid Samiul Huda, Kelurahan Sungai Buah. Bukan untuk melakukan pengejaran kriminal, melainkan untuk menjemput aspirasi lewat sajadah dalam kegiatan Safari Subuh, Selasa (14/4/2026).

Dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol Rony Samtana, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial. Ini adalah pesan kuat tentang transformasi Polri yang semakin humanis: hadir sebagai pelindung yang tak berjarak dengan rakyatnya.

Menyerap Suara dari Akar Rumput

Usai salat Subuh berjamaah, suasana masjid di Jalan Sersan KKO Usman Ali itu berubah menjadi ruang dialog yang hangat. Brigjen Pol Rony Samtana, didampingi Dirlantas Kombes Pol Maesa Soegriwo dan Dirbinmas Kombes Pol Hari Purnomo, duduk bersila mendengarkan keluh kesah hingga harapan warga.

BACA JUGA  Patroli Simpatik, Satgas Yonif Raider 142/KJ Beri Layanan Kesehatan Warga Pegunungan Papua

Dalam dialog interaktif tersebut, Wakapolda menegaskan bahwa prioritas tertinggi Korps Bhayangkara adalah memastikan setiap warga merasa aman di rumahnya sendiri.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom yang siap membantu kapan pun dibutuhkan. Kehadiran kami di sini adalah wujud nyata pelayanan yang langsung menyentuh denyut nadi masyarakat,” tegas Brigjen Pol Rony Samtana.

Implementasi Nyata Program Presisi

Safari Subuh ini merupakan pengejawantahan dari program Polri Presisi. Di bawah arahan Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, setiap personel didorong untuk tidak hanya tampil saat ada masalah hukum, tetapi menjadi mitra yang menjaga harmoni sosial sejak dini.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan kultur berbuat baik di dalam sanubari setiap anggota Polri.

BACA JUGA  Tekan Emisi Karbon, PTBA dan INKA Sepakat Kembangkan Kendaraan Tambang Berbasis Listrik

“Melalui Safari Subuh, kami ingin menanamkan nilai bahwa setiap anggota Polri harus hadir dan berbuat baik bagi masyarakat. Ini adalah cara kami mengedepankan pendekatan humanis untuk menjaga Kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Nandang.

Menebar Kebaikan, Memperkuat Keamanan

Selain menyerap aspirasi, jajaran Polda Sumsel juga menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Masyarakat diajak untuk proaktif menjaga lingkungan dan tidak ragu berkomunikasi dengan petugas kepolisian jika menemui potensi gangguan keamanan.

Poin Utama Safari Subuh Polda Sumsel:

  • Aksesibilitas: Membuka ruang komunikasi tanpa sekat antara Pejabat Utama Polda dengan warga.
  • Deteksi Dini: Menyerap potensi konflik sosial langsung dari sumbernya di tengah masyarakat.
  • Kemitraan: Memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah setempat, dan tokoh agama.
BACA JUGA  Polda Sumsel Telah Salurkan 12 Ribu Paket Sembako Selama Ramadan

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan komitmen kuat dari Polda Sumsel untuk terus melaksanakan Safari Subuh secara berkelanjutan. Di fajar yang tenang itu, Polda Sumsel kembali membuktikan bahwa keamanan sejati lahir dari kedekatan hati antara petugas dan warga yang dilayaninya.

 

Laporan: yulie | Editor: efran

 

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru