Hardiknas 2026: Wagub Cik Ujang Dobrak Kualitas Pendidikan Sumsel Lewat ‘Deep Learning’ dan Penguatan Karakter

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Sumsel Dr. H. Edward Candra (kiri) menyerahkan Piagam Penghargaan kepada siswi berprestasi pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Pemprov Sumsel, Palembang, Senin (4/5/2026). Momentum Hardiknas tahun ini difokuskan pada penguatan karakter siswa dan penerapan metode pembelajaran mendalam (deep learning) menuju generasi emas. (Foto: Dok/Pemprov Sumsel)

Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang (tengah) didampingi Sekretaris Daerah Sumsel Dr. H. Edward Candra (kiri) menyerahkan Piagam Penghargaan kepada siswi berprestasi pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Pemprov Sumsel, Palembang, Senin (4/5/2026). Momentum Hardiknas tahun ini difokuskan pada penguatan karakter siswa dan penerapan metode pembelajaran mendalam (deep learning) menuju generasi emas. (Foto: Dok/Pemprov Sumsel)

PALEMBANG | tintamerah.co -, Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H. Cik Ujang, secara lantang mendorong akselerasi transformasi pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik di seluruh penjuru Bumi Sriwijaya. Momentum perubahan ini digaungkan secara kuat saat ia bertindak sebagai pembina upacara dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Kantor Pemerintah Provinsi Sumsel, Senin (4/5/2026).

Dalam amanatnya, Cik Ujang menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan kunci utama bagi lompatan kemajuan daerah. Investasi besar pada dunia pendidikan diyakini akan melahirkan generasi emas yang mampu mengangkat harkat, martabat, sekaligus daya saing Sumatera Selatan di masa depan.

“Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat, jujur, bertanggung jawab, serta memiliki kepribadian utama,” ujar Cik Ujang saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Selasa (5/5/2026).

BACA JUGA  Sekda Supriono Eratkan Silaturahmi Melalui Safari Ramadhan Bersama Jajaran BI Perwakilan Sumsel

Akselerasi ‘Deep Learning’ dan Program Unggulan Presiden

Guna mewujudkan visi besar tersebut, Pemerintah Provinsi Sumsel siap menyelaraskan langkah dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) sebagai program prioritas. Pendekatan ini menggeser metode hafalan konvensional menjadi pengalaman belajar yang bermakna dan berpusat pada potensi murid secara menyeluruh.

Cik Ujang menggarisbawahi bahwa pembenahan fundamental harus dimulai secara konkret dari dalam ruang kelas. Langkah nyata ini didukung penuh oleh kebijakan strategis nasional di bawah Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, yang mencakup revitalisasi masif satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran.

Hingga saat ini, program revitalisasi nasional telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan, sementara digitalisasi melalui Interactive Flat Panel (IFP) telah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu sekolah untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif dan modern.

BACA JUGA  Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi Meyakini KKB Tidak Akan Menyakiti Pilot Susi Air yang Mereka Sandera

Sekolah Nyaman Berbudaya ‘ASRI’

Tidak hanya fokus pada aspek kognitif melalui penguatan literasi, numerasi, dan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), penguatan karakter anak didik juga menjadi pilar utama. Sesuai arahan Presiden, lingkungan sekolah wajib bertransformasi menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman melalui penerapan budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Di sisi lain, Pemprov Sumsel berkomitmen memperluas akses layanan pendidikan agar kian mudah, terjangkau, dan fleksibel. Skema sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, hingga sekolah terbuka terus dioptimalkan guna memangkas hambatan geografis bagi anak-anak di daerah pelosok.

Upacara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Sumsel Dr. H. Edward Candra, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala sekolah, serta perwakilan siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, bersama ribuan ASN dan PPPK Pemprov Sumsel.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Terima Audensi Kepala Bawaslu Sumsel

Suasana haru dan bangga menyelimuti akhir kegiatan saat Wakil Gubernur menyalami langsung dan menyerahkan trofi penghargaan kepada para guru serta siswa berprestasi pemenang lomba Hardiknas 2026. Apresiasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras dalam memajukan pendidikan di Sumatera Selatan akan selalu mendapat tempat terhormat.

 

Laporan: yulie | Editor: Efran

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru