Hadiri Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib, Wagub Sumsel Cik Ujang: Warisan Ulama Adalah Ilmu dan Istiqamah, Bukan Harta!

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, memberikan sambutan dalam Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib di Kompleks Griya Asri Sungai Buah, Palembang, Minggu (17/5/2026). Dalam acara yang dihadiri ribuan jamaah dan dirangkai dengan aksi sosial tersebut, Wagub Cik Ujang mengajak masyarakat untuk menjadikan akhlak dan keteguhan perjuangan ulama sebagai pedoman hidup serta benteng moral bangsa. (Foto: Dok/ Pemprov Sumsel)

Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, memberikan sambutan dalam Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib di Kompleks Griya Asri Sungai Buah, Palembang, Minggu (17/5/2026). Dalam acara yang dihadiri ribuan jamaah dan dirangkai dengan aksi sosial tersebut, Wagub Cik Ujang mengajak masyarakat untuk menjadikan akhlak dan keteguhan perjuangan ulama sebagai pedoman hidup serta benteng moral bangsa. (Foto: Dok/ Pemprov Sumsel)

PALEMBANG | tintamerah.co -, Momentum haul bukan sekadar seremoni tahunan atau mengenang kepergian. Lebih dari itu, haul adalah oase spiritual untuk meneladani keteguhan, kesederhanaan, dan komitmen para ulama dalam membimbing umat.

Pesan kuat ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Haul Akbar KH Ali Umar Thoyib yang berlangsung khidmat di Kompleks Griya Asri Sungai Buah, Palembang, Minggu (17/5/2026).

Di hadapan ribuan jamaah, para ulama, tokoh masyarakat, serta santri yang memadati lokasi, Cik Ujang mengenang almarhum KH Ali Umar Thoyib sebagai sosok ulama karismatik yang mendedikasikan seluruh hidupnya untuk dakwah Islam dan pendidikan pesantren. Almarhum, di mata masyarakat, adalah simbol kebersahajaan yang tulus menanamkan nilai-nilai moral.

BACA JUGA  Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017

“Warisan terbesar para ulama bukanlah harta benda atau kemewahan duniawi, melainkan ilmu yang bermanfaat, akhlak yang mulia, dan generasi penerus yang teguh melanjutkan perjuangan dakwahnya. Inilah yang harus kita jaga dan teladani bersama,” ujar Cik Ujang dengan nada menggugah.

Mantan Bupati Lahat ini menambahkan, kegiatan haul memiliki peran strategis di era modern saat ini. Selain mempererat tali silaturahmi dan memperkuat Ukhuwah Islamiyah, haul menjadi pengingat agar masyarakat tidak kehilangan arah dan tetap menjadikan ulama serta nilai-nilai agama sebagai kompas kehidupan berbangsa dan bernegara.

Komitmen Pembangunan Spiritual Pemprov Sumsel

Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang juga menegaskan posisi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang menempatkan pembangunan keagamaan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah akan semu jika tidak diimbangi dengan kokohnya moralitas masyarakat.

BACA JUGA  Audensi PJS Sumsel, Bank Sumsel Babel Siap Dukung Pelaksanaan UKW

“Pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada infrastruktur fisik belaka. Jalan yang mulus dan gedung yang megah harus sejalan dengan pembangunan moral dan spiritual masyarakat. Di sinilah peran krusial para ulama, sebagai benteng pertahanan moral, penjaga persatuan, dan perekat toleransi di tengah dinamika zaman,” tegasnya lugas.

Dihadiri Ribuan Murid dari Berbagai Daerah

Sementara itu, putra almarhum, Ustaz Abu Hasan Sazili, menyampaikan rasa haru dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran Wagub Sumsel serta seluruh jamaah yang hadir. Ia menyebutkan bahwa magnet spiritual KH Ali Umar Thoyib melampaui sekat geografis.

“Mereka yang hadir hari ini adalah murid-murid dan pencinta KH Ali Umar Thoyib. Mereka datang dari berbagai penjuru daerah, baik dari pelosok Sumatera Selatan maupun dari luar provinsi, demi menunaikan rindu dan doa kepada guru mereka,” ungkap Ustaz Abu Hasan Sazili.

BACA JUGA  Merasa Dirugikan, Mus Mulyadi Laporkan NT Terkait Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Acara yang berlangsung sangat khidmat ini tidak hanya diisi dengan lantunan selawat, doa bersama, dan tausiyah keagamaan yang menyentuh hati. Guna mengimplementasikan ajaran luhur almarhum tentang kepedulian sesama, panitia juga menggelar aksi sosial nyata berupa donor darah dan khitanan massal yang langsung diserbu dengan antusias oleh warga sekitar.

Melalui Haul Akbar ini, masyarakat Sumatera Selatan kembali diingatkan bahwa api perjuangan dan keteladanan seorang ulama tidak akan pernah padam, melainkan terus hidup dan menginspirasi generasi demi generasi.

 

Lapoaran: Yulie | Editor: Efran

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru