PALEMBANG | tintamerah.co -, Komitmen institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menyaring garda terdepan calon pemimpin masa depan diuji secara nyata di daerah. Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan secara resmi menggelar Uji Kesamaptaan Jasmani dan Antropometri dalam rangka seleksi penerimaan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026. Langkah taktis ini menjadi basis krusial dalam mencetak perwira Polri yang tangguh, adaptif, serta berintegritas tinggi demi menyokong stabilitas keamanan nasional.
Bertempat di kawasan olahraga berskala internasional, Lapangan Atletik dan Aquatic Stadium Jakabaring Sport City, Palembang, Sabtu (23/5/2026), atmosfer kompetisi sehat dan disiplin tinggi tampak menyelimuti ratusan peserta seleksi. Seluruh rangkaian pengujian fisik yang menguras ketahanan ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., selaku Ketua Pelaksana Seleksi tingkat daerah.
Tahapan uji fisik ini dirancang secara rigid, ketat, dan terukur secara nasional. Para peserta diwajibkan melewati serangkaian parameter fisik tanpa celah toleransi, yang terbagi dalam tiga klaster utama penilaian:
- Kesamaptaan A: Uji lari ketahanan selama 12 menit guna mengukur kapasitas kardiovaskular maksimal peserta.
- Kesamaptaan B: Serangkaian uji kekuatan otot statis dan dinamis yang meliputi gerakan pull up, sit up, push up, serta kelincahan melalui shuttle run.
- Ujian Khusus & Antropometri: Uji kompetensi renang serta pemeriksaan saksama postur tubuh (antropometri) guna memastikan keselarasan fisik calon perwira.
Garda Transparansi dan Prinsip BETAH
Bukan sekadar menguji ketangkasan fisik, esensi utama seleksi kali ini terletak pada ketegasan sistem pengawasan. Menjawab tantangan publik atas rekrutmen yang bersih, Polda Sumsel secara konsisten mengimplementasikan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Sistem berlapis ini diperkuat dengan menghadirkan tim pengawas internal dari Divisi Propam Polri serta pengawas eksternal independen dari Organisasi Kemasyarakatan Laskar Merah Putih.
Guna memastikan keadilan bagi seluruh peserta di lapangan, Direktur Samapta Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. M. Rendra Salipu, S.I.K., M.Si., bertindak langsung sebagai Koordinator Pelaksanaan Uji Jasmani. Kehadiran pejabat utama di lapangan menjadi jaminan bahwa tidak ada ruang sekecil apa pun bagi praktik kecurangan, intervensi, maupun percaloan.
“Kami menjalankan proses rekrutmen ini secara profesional, bersih, dan transparan. Target kami jelas: menjaring calon pemimpin Polri masa depan yang kokoh secara fisik, tangguh secara mental, dan tajam secara intelektual. Setiap peserta memiliki hak dan kesempatan yang sama tanpa intervensi pihak luar,” tegas Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo.
Akselerasi Visi Presisi dan Ketahanan Nasional
Secara makro, seleksi calon Taruna Akpol 2026 ini merupakan ejawantah riil dari program prioritas Kapolri dalam mewujudkan transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Langkah strategis ini berkelindan erat dengan visi besar Presiden Republik Indonesia untuk membangun aparatur negara yang unggul dan berdaya saing global.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa fondasi kokoh yang diletakkan sejak dini pada fase rekrutmen ini akan menentukan masa depan pelayanan publik, ketegasan penegakan hukum, serta kualitas perlindungan masyarakat ke depan.
“Institusi Polri terus berkomitmen menjaga kualitas rekrutmen agar tetap objektif dan terpercaya di mata publik. Melalui penyaringan ketat ini, Polda Sumsel berkontribusi nyata mendukung program pemerintah mencetak aparat penegak hukum berkualitas demi penguatan stabilitas nasional dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan transparan hingga selesainya tahapan ini, Polda Sumatera Selatan membuktikan langkah nyata dalam membangun kepercayaan publik yang berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa tongkat estafet kepemimpinan Polri berada di tangan generasi terbaik.
Laporan: yulie | Editor: efran















