Dukung Belanja Produk lokal, PHE Jambi Merang Memperkenalkan Madu Lebah Sabak dan Stick Buah Naga Pada Ajang Hari UMKM Nasional Tahun 2024

Rabu, 11 September 2024 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, Tintamerah.co.id  – Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang bersama SKK Migas Perwakilan Sumbagsel dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan ikut berpartisipasi dalam ajang Hari UMKM Nasional Tahun 2024, Kamis-Minggu (5-8/9/2024) di Dining Hall Jakabaring, Palembang. PHE Jambi Merang mengusung produk unggulan UMKM binaannya dari Desa Sukamaju Kabupaten Tanjung Jabung Timur yakni madu lebah sabak dan dari Desa Mendis, Kabupaten Musi Banyuasin dengan stick buah naga, keripik pare, dan keripik tempe.

Pembukaan Hari UMKM Nasional kali ini dihadiri langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki. Teten menyampaikan pemerintah juga terus mempercepat implementasi belanja 40 persen produk lokal, termasuk menyerap produk-produk UMKM. Pemerintah juga mendorong percepatan implementasi penggunaan 30 persen ruang publik untuk kegiatan usaha UMKM. “Sudah saatnya UMKM mengalami transformasi dan inovasi, untuk mencapai target Indonesia di Tahun 2045 sebagai negara berpendapatan tinggi” ujar Teten Masduki dalam sambutannya.

BACA JUGA  HUT ke-1338 Kota Palembang, Refleksi Pembangunan dan Harapan Dari Yan Coga Calon Walikota 2024

Pada kesempatan tersebut, PHE Jambi Merang menampilkan produk unggulannya yakni madu lebah sabak. Madu lebah sabak diproduksi oleh kelompok ternak lebah madu di Desa Sukamaju yang berdiri sejak tahun 2021. Keunggulannya, 100% merupakan madu murni. Produk lainnya datang dari Kelompok PKK Desa Mendis dengan memproduksi berbagai snack seperti stick buah naga, keripik pare, dan keripik tempe. Bahan baku stick buah naga didapat dari buah naga hasil budidaya Kelompok Tanggap Api Desa Mendis (Ketan Adem). PKK Desa Mendis juga menghasilkan produk lain seperti sabun, hand sanitizer, dan disinfektan yang berasal dari sereh wangi, hasil dari Tanaman Obat Keluarga (Toga) PKK Desa Mendis.

BACA JUGA  GEN Z SUMSEL SIAP JADI INVESTOR MASA DEPAN BEI BERSAMA OJK LAKSANAKAN KULIAH UMUM PASAR MODAL DI UNIVERSITAS BINA DARMA

“Dengan memamerkan produk UMKM binaan di berbagai ajang, kami berharap produk-produk ini semakin dikenal dan pemasarannya dapat semakin meningkat. Dengan begitu, akan meningkatkan roda ekonomi bagi kelompok masyarakat tersebut,” ujarnya R. Satrio Mursabdo selaku Field Manager PHE Jambi Merang.

Selain mengusung produk UMKM, booth SKK Migas-KKKS Sumatera Selatan juga memberikan edukasi kepada pengunjung terkait industri hulu migas, termasuk kepada mahasiswa. PHE Jambi Merang turut berperan dalam memberikan edukasi kepada 20 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Palembang. Cut Mutia Dwi Purnamasari, Community Development Officer PHE Jambi Merang, menjelaskan berbagai program TJSL (Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan) yang telah dilaksanakan oleh perusahaan kepada para mahasiswa.

BACA JUGA  Dorong Petani Tingkatkan Produksi Pertanian, Bupati Bengkulu Utara Berikan Alat Mesin Pertanian

PHE Jambi Merang berkomitmen menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di bidang ekonomi, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin pertama, yaitu pengentasan kemiskinan dan poin delapan, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Produk-produk unggulan dari desa-desa binaan menjadi contoh nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan dampak positif bagi perekonomian lokal, sekaligus membuka peluang lebih besar di pasar nasional.

SKK Migas Perwakilan Sumbagsel
Safei Syafrie
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi
+62 811-7876-205
syafei@skkmigas.go.id

Renita Yulia Kuswindriati
Pjs Head of Communication Relations & CID Zona 1 PT Pertamina Hulu Rokan
Regional 1 Sumatera
0821-2039-1987
renita.kuswindriati@pertamina.com

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru