Feby Deru: Istri Kepala Daerah Garda Terdepan Dukung Program Pemerintah

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Setelah sempat tertunda pelaksanaannya akibat pandemi covid 19, akhirnya pertemuan  rutin para kepala daerah  yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Istri Kepala Daerah (Forsikada) se-Sumsel  kembali terselenggara,  kali ini Kota Palembang sebagai tuan rumah.

Forsikada yang merupakan wadah bagi   para istri kepala daerah menyatukan pandangan dalam melaksanakan tugas sebagai istri/suami para kepala daerah serta dalam mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di daerah masing-masing.

Menurut penasehat Forsikada Sumsel Hj Febrita Lustia HD penyelenggaran Forsikada yang berlangsung di kediaman resmi Walikota Palembang, Jalan Tasik, pada Kamis (19/5) pagi terasa  lebih menyenangkan, pasca pengumuman pelonggaran  penggunaan masker  diarea terbuka.

Meski demikian ia tetap mengingatkan para istri para kepala daerah dan anggota Forsikada untuk tetap melaksanakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Lebih jauh istri orang nomor satu di Bumi Sriwijaya itu mengajak para istri kepala daerah untuk fokus dan dapat mengatasi permasalahan  yang harus dihadapi.

BACA JUGA  Satgas Yonif Raider 200/bn Olahraga Volly Bersama Pemuda Distrik Dekai

“Forsikada harus mampu mendukung dan membantu suksesnya program pembangunan pemerintah baik yang berskala nasional, provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Feby.

Sejumlah permasalahan yang harus segera  diatasi lanjut dia, diantaranya   pergantian pemimpin di beberapa daerah  yang sedikit banyak akan berpengaruh terhadap pembangunan maupun kegiatan PKK, namun begitu saya tetap yakin, ibu-ibu yang baru saja menjabat dapat melanjutkan tugas sebagai Ketua TP PKK di daerahnya dengan baik dan amanah.

Selain itu lanjut dia  para istri kepala daerah  yang harus fokus  dalam membantu masyarakat maupun UMKM yang selama hampir 2 tahun terdampak pandemi untuk bangkit kembali.

“Khusus untuk produk UMKM semua produk dari kabupaten/kota dapat dibantu pemasarannya melalui Kriya Sriwijaya (berupa wastra maupun kerajinan tangan), dan melalui Waroeng Pehkaka (berupa produk makanan maupun produk bahan kesehatan seperti jamu, sabun, dan rempah),” jelas Feby.

BACA JUGA  Sampaikan Aspirasi, Ratusan Massa Koalisi Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Muba

Kemudian permasalahan lainnya yang terjadi pada anak dan remaja yang merupakan generasi penerus dengan permasalahan berupa kekerasan, pelecehan seksual, pernikahan dini, dan lainnya.

Untuk itu dia mengajak  Forsikada untuk terlibat aktif dalam mensukseskan  program pemerintah seperti Sumsel mandiri pangan, penurunan angka stunting, peningkatan literasi, serta program strategis lainnya agar berhasil dalam pelaksanaannya.

“Masalah yang dihadapi pemerintah antara lain penuntasan kemiskinan salah satunya dengan program GSMP, dan penuntasan stunting,” tambahnya.

Sementara itu  Ketua Forsikada Sumsel Yetti Oktarina Prana  menyebut pertemuan Forsikada tinggal menyisakan satu putaran kembali dengan tuan rumah penyelenggara Prabumulih, Muara Enim, dan Pali.

“Nanti pelaksanaannya akan berlangsung di Palembang. Selain pertemuan dan ramah tamah, direncanakan kita akan adakan kegiatan bakti sosial untuk masyarakat”,ucapnya.

BACA JUGA  Babinsa Koramil 418-08/Sako Kodim 0418/Plg Laksanakan Komsos dengan Lurah dan Staf Kelurahan

Adapun Selviana Harnojoyo, tuan rumah pelaksanaan Forsikada pada kesempatan ini mengungkapkan silaturahmi di antara para istri kepala daerah diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dan kerjasama yang baik di masa mendatang.

“Masih dalam nuansa bulan Syawal, ajang Forsikada pun diisi dengan tausiyah oleh Ustadzah Nyimas Umi Kalsum yang mengingatkan para hadirin tentang pentingnya penguatan keluarga,” tandasnya.

Hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua 1 TP PKK Sumsel Hj  Fauziah Mawardi Yahya, Ketua dan pengurus Forsikada Sumsel, para istri/suami para kepala daerah Sumsel, dan para istri wakil kepala daerah Sumsel.
(***)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru