Hj. Makiani Dampingi Gubernur Sumsel Buka Sosialisasi Pemantapan Implementasi BLUD, kelembagaan UOBK

Rabu, 16 Agustus 2023 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) dr. Hj. Makiani mendampingi Gubernur Sumsel H.Herman Deru buka Seminar Sosialisasi Pemantapan Implementasi BLUD, kelembagaan UOBK dan Akreditasi di rumah sakit daerah wilayah Sumsel, Selasa (15/08/2023).

Ketua Wilayah Sumsel dr. Hj. Makiani, S.H.,M.M. MARS mengatakan bahwa Kegiatan seminar ini bertujuan mewujudkan Health Tourism.

“Seperti yang disampaikan Pak Gubernur Herman Deru agar RSUD Kabupaten/Kota memiliki Program Layanan Unggulan,”katanya usai kegiatan di Ballroom Hotel the Zuri

Ditempat yang sama Gubernur Sumsel H Herman Deru mengingatkan agar Asosiasi Rumah Sakit Daerah (ARSADA) Sumsel terus menjaga Performa dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Saya mengapresiasi ARSADA yang telah menggelar seminar sosialisasi pemantapan dam implementasi BLUD,” tegasnya.

Herman Deru berharap seminar tersebut dapat melahirkan kebijakan yang berdampak positif bagi peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

“Kita harap melalui seminar ini lahir regulasi yang berdampak baik bagi sistem pelayanan kesehatan di RSUD yang tersebar di Sumsel,” tambah Herman Deru.

Herman Deru menyebut, 17 Kabupaten/ Kota yang telah memiliki RSUD. Namun sayangnya masih belum diikuti dengan penyebaran dokter umum maupun spesialis secara merata disetiap daerah. Untuk itu melalui forum seminar tersebut, dirinya meminta Kabupaten/kota melalui ARSADA memberikan usulan dalam penebaran tenaga dokter di masing-masing daerah.

“Saya rasa penyebaran dokter masih kurang maksimal maka tugas kita memberikan fasilitas yang intensif agar dokter yang bertugas di daerah menjadi betah,” imbuhnya.

Gubernur Hermam Deru juga mengajak ARSADA mewujudkan Sumsel Health Tourism dengan terus menjaga performa layanan kesehatan yang baik dalam menumbuhkan rasa percaya masyarakat kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

BACA JUGA  Berkali-kali Menggunakan JKN Tanpa Rasa Cemas, Untung Ada Mobile JKN

“Kita mempunyai mimpi besar untuk menjadikan Sumsel sebagai daerah Health Tourism. Saya yakin dengan kerja sama seluruh pihak cita-cita itu akan terwujud,” harapnya.

Dalam mencapai Health Tourism, Herman Deru meminta RSUD di masing-masing daerah memiliki layanan unggulan san tidak terbatas pada pengobatan satu jenis penyakit tertentu saja.

“Saya minta setiap masing-masing Rumah Sakit Umum memiliki program unggulan sehingga pasien tidak mesti harus berobat ke luar Sumsel,” katanya.

Mengakhiri arahannya Herman Deru berharap ARSADA dapat memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, sehingga Sumsel dapat mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100%.

“Berikan literasi kesehatan kepada masyarakat. Ajak masyarakat untuk menerapkan preventif atau pencegahan penyakit sedini mungkin karena kalau sudah kuratif biayanya akan lebih mahal daripada preventif ini tugas moril kita sebagai andi negara salam mengejar UHC Sumsel mejadi 100 persen,” tandasnya.

BACA JUGA  Resmi Dikukuhkan, DPD IMM Sumsel Siap Jalankan Roda Organisasi Periode 2024-2026

Sementara itu, Ketua Umum ARSADA Pusat, dr. Raden Heru Ariyadi mengucapkan terimakasih kepada Herman Deru atas perhatiannya kepada RSUD di Sumsel.

“Dalam kesempatan ini saya ingin berterimakasih kepad Bapak Gubernur yang sangat mendukung RSUD di Sumsel berkembang maju dalam melayani masyarakat, dan sehingga teman-teman di Sumsel ini bekerja dengan baik,” kata Raden Heru.

Pada kesempatan itu juga, Raden Heru mengatakan seminar ini akan membahas RSUD di Provinsi maupun Kabupaten/ Kota harus mampu mengatasi 4 penyakit yakni Kanker, Jantung, Strike, Uro-Nefrologi (KJSU).

“RSUD harus mampu mengatasi 4 penyakit sekaligus yakni KJSU, tentu ini memerlukan SDM dan alkes yang memadai, karena RSUD menjadi ujung tombak pembangunan kesehatan di daerah,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru