Keuchik Seuneubok Barat Tolak Tegas Pengalihan Rujukan dari RS Zubir Ke Rs SAAS

Rabu, 23 Agustus 2023 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Beredar kabar bahwa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Aceh Timur akan mengalihkan rujukan pelayanan poliklinik untuk masyarakat Kecamatan Idi Timur dan Peudawa dari sebelumnya di Rumah Sakit Zubir Mahmud (RS ZM) ke Rumah Sakit Sultan Abdul Aziz Syah (RS SAAS).

Kebijakan tersebut menurut kabar akan diberlakukan pada 1 September 2023 mendatang, mendapat protes dan penolakan dari Keuchik Seuneubok Barat Dan masyarakat di dua Kecamatan, kata Faisal,SPd Selaku Keuchik Gampong Tempat RS Zubir Mahmud Itu kepada media online .Rabu (23/8).

Sambung Faisal,Spd Kebijakan ini tidak partisipatif dan lebih menyengsarakan masyarakat di dua kecamatan yaitu Peudawa dan Idi Timur. Apalagi tidak pernah adanya sosialisasi dan pemberitahuan lebih awal atas rencana kebijakan tersebut, katanya.

BACA JUGA  Launching Pilkada OKI 2024, KPU Dinilai Lakukan Pemborosan

“Saya Selaku Keuchik Gampong Seuneubok Barat merasa aneh, lokasi RS Zubir Mahmud berada di Gampong Kami kecamatan Idi Timur, tetapi masyarakat Idi Timur sendiri tidak dilayani di (RS ZM) dan harus berobat dan dirujuk ke (RS SAAS) di Peureulak sana yang jaraknya sekitar 25 km, sebutnya dengan penuh kesal.

Harusnya jika benar sudah dilakukan antara (BPJS) dan Pemda Aceh Timur, sebelum disepakati harus disosialisasi dulu, malah ini terkesan menyusahkan kepada masyarakat kami, ungkapnya.

“Kenapa harus ke (RS SAAS) Peureulak jika berobat dan rujukannya, padahal selain (RS ZM) masih ada RS Graha Bunda yang masih dekat dan apa alasannya kami tidak bisa berobat di rumah sakit Zubir Mahmud, tanyanya.

BACA JUGA  Kemenag Sumsel Terima Penghargaan BMN Awards 2020

Kebijakan ini harus di batalkan, jika pada tanggal 1 September 2023 (BPJS) dan Pemda tetap juga memberlakukan maka kami pastikan akan ada gelombang masyarakat dari Gampong Seuneubok Barat Dan Dari dua kecamatan untuk berdemo untuk penolakan, kata Faisal,SPd.Saya Menolak Keras Wacana Ini Karena Sangat Merugikan Masyarakat Kami

Sementara itu Irwansyah Panjaitan, SE Camat Idi Timur yang dimintai keterangannya mengatakan, dirinya sudah mendapat laporan dari Keuchik di Idi Timur dan tokoh masyarakat akan hal tersebut.

D.Nainggolan

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru