Launching Pilkada OKI 2024, KPU Dinilai Lakukan Pemborosan

Minggu, 9 Juni 2024 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tintamerah.co.id, OGAN KOMERING ILIR- Kegiatan Launching Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Bupati Dan wakil Bupati OKI pada pemilihan serentak tahun 2024 yang akan dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) OKI, Rabu (12/6/2024) mendatang adalah pemborosan.

Pasalnya, Kegiatan yang bertempat di Lapangan GOR Perahu Kajang Kayuagung Itu dianggap hanya menghambur-hamburkan anggaran negara dan terkesan foya – foya dan juga dari sederhana. Apalagi dengan mengundang artis dari ibukota dengan biaya tinggi ditengah defisit anggaran yang dihadapi Pemkab OKI Saat ini.

Ketua Serikat Media Siber (SMSI ) Kabupaten OKI, Abdul Aziz, S.Ikom mengatakan, acara yang akan digelar tersebut hanya acara seremonial pesta pora dan pemborosan anggaran.

Kegiatan Launching ini sebelumnya sudah dilakukan oleh KPU RI tentang Pilkada Serentak 2024, demikian juga KPU Sumsel adanya Pilgub yang bersamaan dengan pilkada bupati dan wakil bupati.

BACA JUGA  Tingkatkan Keamanan, Anggota Polrestabes Palembang Sambang ke Rutan Kelas I Palembang

“Kegiatan pilkada serentak, artinya masyarakat sudah tau dan paham akan ada pilkada pada 27 nopember 2024, harusnya kegiatan lain saja yang dibuat, apa urgensinya Acara launching dibuat seperti ini, terlebih jika malam hari, hal ini jelas hanya untuk hura-hura.” Katanya, Sabtu (8/6/2024)

Launching Pilkada dengan cara-cara seperti ini sudah ketinggalan jaman dan tidak inovatif, pemborosan anggaran yang dilakukan menjadi bukti bahwa rendahnya derajat integritas dan tanggung jawab moral tentang penggunaan uang rakyat.

Menurut dia, Hibah pemkab OKI kepada KPU OKI untuk penyelenggaraan pilkada serentak ini cukup besar mencapai delapan puluhan milyar tentu telah mempengaruhi kemampuan keuangan daerah untuk melaksanakan program pembangunan mengingat keterbatasan anggaran. Artinya ada program yang terpaksa harus ditunda karena anggarannya dialokasikan untuk pilkada.

BACA JUGA  Kajati Lampung Buka Sosialisasi Jaksa Garda Desa

“Kita coba cek saja saat ini masih banyak hutang pemkab OKI kepada pihak ketiga terkait pembayaran proyek, hal ini karena uangnya tidak ada. Nah KPU OKI malah buat acara yang tidak jelas faedahnya.” Kata dia.

Harusnya menurut dia, anggaran KPU ini lebih baik ditujukan untuk kegiatan yang berfaedah, Seperti sosialisasi pentingnya partisipasi pemilih maupun peningkatan biaya operasional untuk jajaran PPK, PPS maupun KPPS

“Kita lihat KPU OKI telah keluar dari subtansi dari tugas pokok fungsi (tupoksi) sebagai penyelenggara pemilu. Setiap tahapan yang dijalankan oleh KPU harus dipertimbangkan efektivitas dan manfaatnya.” Kata dia.

Dirinya juga meminta kepada DPRD OKI agar dapat meningkatkan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program yang digelar oleh KPU OKI.

BACA JUGA  Audiensi Pemimpin Wilayah III PT Pegadaian Sumbagsel Bersama Gubernur Bengkulu

“DPRD itu ada kewenangan, panggil KPU OKI dan klarifikasi dan lakukan pengawasan terhadap program yang dilakukan, ini menyangkut keuangan negara dan efektivitas kinerja lembaga KPU OKI.” Tukasnya.

Sementara itu KPU OKI rencananya akan menggelar Launching Pilkada Bupati dan Wakil Bupati OKI 2024 di Lapangan GOR Perahu Kajang Segitiga Emas Kayuagung, Rabu malam (12/6/2024) dengan menghadirkan sejumlah artis ibukota yang menjadi bintang tamu seperti Kangen Band dan lainnya.

Ketua KPU OKI Muhammad Irsan membenarkan adanya kegiatan launching Pilkada OKI 2024 di lapangan GOR Perahu Kajang Kayuagung. (SMSI OKI)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru