Masyarakat Desa Lunas Jaya Akan Adakan Aksi Damai Kejalan Servo

Jumat, 12 Februari 2021 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALI/Tintamerah.co.id-Dampak Debu Batu Bara dan bising yang diakibatkan oleh aktivitas operasional PT Servo Lintas Raya (SLR) di kawasan KM 36 tepatnya Desa Lunas jaya Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) provinsi sumatera selatan (Sum-sel) membuat masyarakat Geram dan berniat mengadakan Aksi Damai turun ke jalan.

Namun Aksi Damai turun ke jalan yang sudah direncanakan dengan matang oleh masyarakat tidak terlaksana hari ini, Jum’at (12/02/2021) dikarenakan adanya perundingan sebelum pelaksanaan aksi damai antara pihak perusahaan dan perwakilan masyarakat Desa Lunas Jaya, yaitu Busroni, Adi Saputra dan didampingi kepala dusun satu Sumarlin.

Adapun hasil dari mediasi antara perusahaan dengan perwakilan masyarakat yaitu masyarakat minta diberi kompensasi yang sesuai dengan dampak lingkungan yang dialami masyarakat, dan pihak perusahaan pun berjanji akan segera menindaklanjuti permohonan masyarakat, hal ini membuat perwakilan masyarakat percaya karna melalui kesepakatan secara tertulis.

BACA JUGA  K3PP Tubaba Harapkan Masalah Kakek Supardi Hukum Harus di Tegakkan

” Awalnya kami tiga orang datang guna memberitahu pihak perusahaan untuk rencana kegiatan aksi damai hari ini, namun di kantor PT SLR kami dimediasi dan mencapai kesepakatan”Ungkap Busroni selaku tokoh Masyarakat.

Ditambahkan Busroni, hal ini tidak bisa serta merta diputuskan begitu saja, sebelum ada kesepakatan bersama seluruh masyarakat Desa Lunas Jaya.
“Kami tidak akan asal memutuskan permasalahan ini meskipun suda melalui perundingan dengan pihak PT SLR, kami akan musyawarah dulu dengan masyarakat, dan apapun hasil dari musyawarah nanti akan kami ajukan lagi ke pihak perusahaan, jika nanti pada saatnya pihak perusahaan masih tidak mengindahkan permohonan masyarakat terkait dampak debuh batu bara akibat aktivitas operasional PT SLR maka bulan Maret nanti kami masyarakat akan mengadakan aksi damai secara besar-besaran, baik laki-laki maupun perempuan warga desa lunas jaya akan turun kejalan servo.” Ungkap Busroni.

BACA JUGA  KPP Desak Kejati Tindaklanjuti Kasus Oknum (GR) Anggota DPRD kota Palembang dengan Dugaan KKN

Sementara itu Kepala Desa Lunas Jaya Rudi Junaidy SH dalam rapat internal di kantor kepala desa menyampaikan didepan massa bahwah dia selaku Pemerintah desa akan mensuport apapun yang masyarakat inginkan apalagi terkait keluhan, dampak debuh dan bising.

” Saya selaku Pemerintah Desa akan mempasilitasi administrasi Aksi Damai sebulan kedepan apabila tidak mencapai kesepakan antara perusahaan dengan masyarakat, karna hak masyarakat adalah yang utama yang harus diperjuangkan” kata Rudi.

Rapat internal masyarakat Desa hari ini berjalan lancar meskipun tak satupun pihak perusahaan yang hadir, namun masyarakat Desa Lunas Jaya tetap akan mengadakan Aksi Damai bulan depan apabilah dampak lingkungan akibat aktivitas operasional crusser dan stockfile di KM 36 belum ada solusinya.

BACA JUGA  Jelang Pelantikan PP Pusat IWO, PD IWO OI Turut dan PW IWO Sumsel Berangkat ke Jakarta

(Eddi s)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru