Pembaretan Bintara Remaja, Maksimalkan Kekompakan Anggota Polri

Rabu, 24 Januari 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 57 Bintara remaja yang mendapatkan penempatan tugas di Polresta Bandung menjalani tradisi pembaretan yang diselenggarakan kesatuannya.

Sebanyak 57 Bintara remaja yang mendapatkan penempatan tugas di Polresta Bandung menjalani tradisi pembaretan yang diselenggarakan kesatuannya.

BANDUNG |  TintaMerah.co.id – Sebanyak 57 Bintara remaja yang mendapatkan penempatan tugas di Polresta Bandung menjalani tradisi pembaretan yang diselenggarakan kesatuannya.

Tradisi pembaretan diawali dengan kegiatan apel kesiapan dilapangan apel Mapolresta Bandung yang dipimpin Kapolresta Bandung KBP DR Kusworo Wibowo SH SIK MH diwakili oleh Wakapolresta Bandung AKBP Maruly Pardede. Rabu, (24 Januari 2024).

Kemudiaan kegiatan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 16,7 Kilometer dengan waktu tempuh diperkirakan 3 jam 42 menit. Selama perjalan tersebut, Bintara Remaja tersebut di dilatih kemampuan fisik, mental dan pengetahuan kepolisian oleh para pembimbing yang terdiri dari sejumlah pejabat utama Polresta Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo melalui Wakapolresta Bandung AKBP Maruly Pardede didampingi Kasie Humas Iptu Rustandi mengatakan pembaretan ini adalah salah satu momen penting dan menjadi acuan dalam pelaksanaan tugas kedepan.

BACA JUGA  Ardian Saputra dan Dandim 0412/LU Bangun Rumah Warga Desa Sumber Arum

“Pemakaian baret Sat Samapta merupakan tanda memasuki dunia baru sebagai Polisi Sejati,” kata Rustandi.

“Ini juga merupakan tradisi bagi anggota Polri yang baru lulus dan mulai bertugas pertama kali sebagai anggota Polri sesuai dengan penempatannya,” sambungnya.

Rustandi menambahkan setiap penerimaan bintara baru digelar tradisi pembaretan untuk menumbuhkan kesadaran nilai moral awal sebagai Brigadir Polri yang baru, untuk dapat menghadapi tantangan tugas yang akan datang juga memberikan motivasi.

“Proses pembaretan Bintara baru yang dilakukan secara turun-temurun ini juga bertujuan agar saat bertugas dilapangan dapat lebih menghargai seniornya (hierarki) yang setingkat lebih tinggi,” ujarnya.

“Kita berharap para bintara remaja mampu mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang profesional,” harapnya.

BACA JUGA  Tidak Hanya 2021, Program Nasional Di Tubaba Tahun 2020 Juga Mubazir

Selain itu, pembaretan ini sekaligus untuk memberikan kebanggaan dan kekompakan sebagai anggota Polri dalam menjalankan tugas umum sebagai aparat Kepolisian.

“Semoga Bintara remaja Polri ini ke depan dapat menjawab serta menghadapi tantangan tugas-tugas kepolisian secara lebih profesional dan proposional,” pungkasnya.

TEKS/FOTO : RELEASE

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru