Penyerahan Mesin Dekortikator dari Bank Indonesia Sumsel dan Panen Lele Perdana

Selasa, 4 Oktober 2022 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabumulih | Tintamerah.co.id – Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya MM menghadiri Panen perdana Lele dan penyerahan bantuan mesin pengolahan serat daun Nanas (Dekortikator) dari Bank Indonesia (BI) di Kelurahan Cambai Prabumulih. Selasa 4/10/2022.

Dalam kesempatannya walikota menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Erwin Soeriadimadja.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pak Erwin selaku kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumsel yang telah memberikan bantuan bibit lele dan juga menyerahkan bantuan mesin serat nanas Dekortikator kepada masyarakat kota Prabumulih,” ungkap Ridho Yahya.

Saat ini kita berfokus ke program produksi serat nanas, Alhamdulillah dari pihak BI memberikan support dan bantuan mesin. Namun, perlu diingat bahwa kita juga harus benar-benar berbuat tidak cuma pencitraan,” terang Walikota dua periode ini.

BACA JUGA  Tuntut Audit APBDes di Dua Kecamatan, Massa JPKP Gruduk Inspektorat Banyuasin

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cabang Sumatra Selatan, Erwin Soeriadimadja menyampaikan rasa kagumnya pada Walikota Prabumulih yang inovatif.

Kami salut dengan pak Walikota yang terus-menerus mendorong masyarakatnya untuk mengembangkan sektor ekonomi di Prabumulih ini. Kami juga melihat ikan lele dan serat Nanas merupakan dua potensi besar pertumbuhan ekonomi baru dari prabumulih,” ucap Erwin seraya menambahkan dengan kondisi itulah maka pihaknya mensupport dan mendukung dengan pemberian bibit lele dan pakannya.

Masih kata Erwin, bahwa BI juga mendukung dalam produksi serat nanas di kota Prabumulih dengan memberikan bantuan 6 unit mesin Dekortikator.

Kita mendukung dari kulit nanas menjadi serat, dimana bahan dari serat nanas ini kita kembangkan menjadi bahan untuk tekstil. Kedepannya harapan kami untuk kota Prabumulih ini dapat mengembangkan selain industri pangan kreatif tadi, Prabumulih potensial untuk produksi serat nanas tersebut,” Harap Kepala Kantor Perwakilan BI ini.

BACA JUGA  Pertunjukan Kesenian di Area Anjungan Aceh Timur Curi Perhatian Pengunjung PKA ke 8 Banda Aceh

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perikanan Titing SP, Plt, Kepala Dinas Pertanian Alfian SP, Kepala Dinas Kominfo Drs. Mulyadi Musa M.S i.

Selain itu perwakilan masyarakat yang menerima bantuan ini terdiri dari 9 Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) dan 5 Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) serta Kelompok Tani dari berbagai kelurahan di kota Prabumulih.
(RN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru