Safari Ramadhan Bupati Banyuasin ke-5,Terapkan Program Banyuasin ” Religius”

Selasa, 20 April 2021 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUASIN|Tintamerah.co.id–Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Banyuasin ke-5 digelar di Desa Paldas Kecamatan Rantau Bayur tepatnya di Masjid Qubah yang dihadiri langsung oleh Bupati Banyuasin, Askolani dan Wakil Bupati, Slamet Somosentono, Senin, 19 April 2021 di hari ke-7 di bulan Ramadhan 1442 H.

Disela kegiatan Bupati Askolani dan Wabup Slamet didampingi oleh Kepala OPD dan Forkopimda Kabupaten Banyuasin yang ikut serta setiap safari ramadhan yang berlangsung disetiap kecamatan. Hal ini merupakan salah satu upaya mendekatkan diri kepada masyarakat dan mengetahui secara berkala perkembangan pembangunan dan program Pemerintah Kabupaten sekaligus menerapkan salah satu program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera yakni Banyuasin Religius.

BACA JUGA  Sebagai Kontrol Sosial, Desri Nago: Oknum Wartawan Berinisial W Harusnya Profesional dalam Menjalankan Tugasnya

Bupati Askolani memberikan paket bantuan kepada masyarakat Kecamatan Rantau Bayur berupa 1 (satu) Unit Mesin Genset, bantuan uang pembangunan Masjid sebesar Rp 10 juta, 100 paket sembako untuk Fakir Miskin dan juga ada dari paket bantuan dari Baznas Banyuasin.

Lanjut Askolani menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan belum cukup memadai semua keperluan yang ada di Masjid Qubah. Karena masih ada masjid-masjid lain di kecamatan lain yang juga akan diberi bantuan, tapi beliau meminta doa agar Pemkab Banyuasin mampu bekerja lebih baik lagi, kerja keras, ikhlas dan cerdas dalam mewujudkan pelayanan sepenuhnya kepada masyarakat Banyuasin.

Program Banyuasin Religius saat ini telah berjalan baik ditiap kecamatan, dari program magrib mengaji, yasin bersama sampai pembangunan Rumah Tahfidz. “Rumah Tahfidz di Banyuasin benar-benar kita geber pembangunannya. Karena inilah madrasah akhlak bagi pembangunan karakter masyarakat Banyuasin,” jelasnya, Senin (19/4/2021).

BACA JUGA  Beras Unggulan Pemkab Banyuasin Diduga Kurang Timbangan

Ayah dari 6 anak ini menegaskan mengapa program Banyuasin Religius menjadi salah satu program prioritas di Banyuasin. Beliau menambahkan bahwa paling sulit membangun karakter manusia yang mempunyai akhlak yang baik. Untuk membangun Banyuasin diperlukan masyarakat madani agar pemerintah dan masyarakat mendapat keberkahan dunia dan akhirat.

Diujung acara, Askolani meminta kepada seluruh masyarakat terutama dalam bulan suci ramadhan, bulan penuh ampunan dan berkah dari Allah SWT ini, semua masyarakat berlomba untuk menanamkan nilai-nilai agama bagi orangtua kepada anak mereka dimulai dari rumah. Setelah itu, Pemerintah Kecamatan bekerja menciptakan lingkungan yang sehat rohani menuju Program Banyuasin Religius.

Safari Ramadhan dan Taraweh Keliling di Kecamatan Rantau Bayur ini diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh ustadz Syarief Husen. (Agus )

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru