Tim Mahar Ambil Formulir di Sekretariat DPW PKB dan Juga di Semua Parpol

Kamis, 25 April 2024 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Bakal Calon Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya terus bergerak mengambil formulir kesemua partai politik (parpol). Pada 24 April Mawardi Yahya diwakili Timnya H.Edward Jaya mengambil formulir di DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumsel dan DPD Partai Demokrat Sumsel.

Edward Jaya mengatakan, hari ini pihaknya mewakili Mawardi Yahya dan Harnojoyo mengambil formulir di PKB Sumsel.

“Kita semua partai kita ambil formulirnya. Dan keinginan kita partai yang kita ambil formulirnya mendukung Mawardi Yahya dan Harnojoyo (Mahar). Tapi ini tergantung pembicaraan antara ketua partai dengan Cagub dan Cawagub kita. Kami ini hanya mewakili mengambil formulir. Soal kesepakatan Cagub dan cawagub dengan partai itu kami tidak tahu. Kami hanya di kuasakan untuk mengambil formulir di semua partai. Nanti pasti ada pertemuan khusus antara Cagub dan cawagub dan ketua partai,” tambahnya.

Dia menuturkan, pada Pilgub ini ada partai yang mendukung dan ada partai pengusung.

BACA JUGA  Bursa Kerja Khusus SMKN 7 Palembang Resmi Dibuka

“Kalau partai pendukung kan mereka yang tidak punya kursi itu juga kita tetap karena mereka punya suara. Tapi mereka tidak punya parlemen di provinsi itu tetap kita harapkan dapat mendukung Mahar,” bebernya.

Ketika ditanya visi dan misi Mahar, Edwar mengungkapkan, dia belum bisa menyampaikan program Mahar karena visi misi lagi disusun.

“Saya hanya ditugaskan mengambil formulir ini untuk seluruh partai. Soal visi dan misi apa yang disampaikan ketua DPW tadi itu masuk dalam visi misi beliau. Kalau hari ini kita ke PKB mengambil formulir nanti akan ke Demokrat. Besok kami ke Golkar, dan tanggal 1 Mei kami akan ambil formulirnya di Nasdem,” tuturnya.

Ketika ditanya awak media terkait untuk dukungan partai dan komunikasi dengan Cagub, Edward menuturkan, komunikasi itu langsung ke cagub dan cawagub.

“Kalau kami hanya ditugaskan mengambil formulir saja. Untuk komunikasi itu bukan kami tapi langsung ke cagub. Jadi saya tidak bisa menyampaikan komunikasinya sudah kemana saja cuman dikuasakan untuk mengambil formulir,” ucapnya.

BACA JUGA  Charma Afrianto: Sangat Penting Nilai Pancasila, Apalagi Diterapkan Sejak Dini

Sementara itu, Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan menuturkan, ini tugas partai politik untuk membuka dan menerima pendaftaran sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Hari ini pak Mawardi Yahya dan pak harnojoyo mengambil formulir di Partai Kebangkitan Bangsa. Insya Allah kita akan kodok secara bersama-sama karena ini adalah proses kita evaluasi 5 tahun sekali untuk kepentingan kita mencari pemimpin di Sumatera Selatan,” katanya.

Ketika ditanya awak media, kriteria untuk menjadi calon yang diusung PKB Ramlan Holdan menuturkan, pertama adalah untuk kepentingan masyarakat Sumsel.

“Jadi tadi Saya sudah sampaikan beberapa titipan untuk visi dan misi yang mudah-mudahan ini bisa dimasukkan dan terwujud. Prioritas itu bidang pendidikan dan kesehatan karena itu modal utama kita karena pendidikan investasi terbesar untuk rakyat kita termasuk juga untuk anak cucu kita nanti. Tanpa pendidikan kita mungkin bisa bersaing di era globalisasi sekarang ini,” bebernya.

BACA JUGA  Peningkatan Produktivitas Hulu Migas Catat Capaian Signifikan hingga Akhir 2023

“Kedua untuk mensejahterakan rakyat
Saya berharap Sumsel ini punya kawasan industri khusus harus terwujud ini termasuk juga pelabuhan samudra ini harus diwujudkan. Karena itu pintu masuk kita untuk kesejahteraan rakyat. Karena hampir 20 tahun pelabuhan ini belum terwujud, itu tinggal kekompakan. Kalau kita kompak kekayaan Sumsel itu untuk menyumbangkan pusat ke negara itu sudah luar biasa. Jadi juga harus tarik untuk kepentingan daerah. Cuman harus kompak Bupati, walikota dengan Gubernur. Kemudian yang kedua perwakilan kawan kita yang ada di Jakarta DPR RI maupun DPD RI ini kita tanya dulu apa kerja mereka ini kita minta bekerja mereka bekerja out untuk kepentingan daerah,” tandasnya.

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru