Unsri Bangga Pertama Kalinya KASAD Kunjungi dan Berikan Kuliah Umum Mahasiswa FH

Senin, 7 Maret 2022 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Universitas Sriwijaya Palembang hari ini sangat bangga sekali dan baru pertama kalinya dikunjunginya oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurrachman, SE.,M.M yang mana hari ini memberikan Kuliah Umum ke Fakultas Hukum Tower UNSRI Palembang, Senin (7/3/2022).

Dimana dalam kuliah umum tentang Ketahanan Nasional dengan mengambil tema “Penguatan karakter bangsa dalam mengimplementasikan kampus merdeka”, demikian diutarakan oleh Rektor UNSRI Palembang Prof Dr Ir H Aniss Saggaf, MSCE.,IPU.

Dikatakan Aniss Saggaf, kita ini perlu bersama-sama menjaga bangsa, yang paling penting saat kita tumbuh kembangkan itu adalah yang namanya wawasan kebangsaan.

“Kita juga menjaga ketahanan nasional, tidak hanya mengandalkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), tidak hanya mengandalkan Polisi Republik Indonesia (Polri), dimana kita semua bertanggung jawab itu,” ujarnya.

Kemudian, tugas saya sebagai pimpinan di Perguruan Tinggi yang mendidik anak-anak bangsa, itu saya ada mata kuliah yang namanya MPK yang kita isi dengan orang-orang yang berpengalaman dibidangnya.

BACA JUGA  Buka Rakerwil IPARI, Kakanwil Tegaskan Peran Penyuluh Agama Jaga Kerukunan

“Makanya KASAD salah satunya, dimana KASAD kebetulan lama di Palembang, dan beliau rindu dengan kota Palembang, jadi kita panggil untuk mengisi mata Kuliah MPK, yang judulnya adalah “Ketahanan Nasional dan Berwawasan Kebangsaan,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, dalam rangka sekarang Perguruan Tinggi mengembangkan yang namanya Merdeka Belajar.

“Jadi Merdeka Belajar itu dengan kita bekerjasama dengan kemana-mana, itu wawasan kebangsaannya harus kuat, supaya kita merasa sama antara satu dengan yang lainnya. Itulah yang kita utamakan dalam kuliah umum tadi, dimana KASAD tadi memberikan materi kuliah umumnya sangat luar biasa,” katanya.

Masih disampaikannya, rupanya beliau ada keturunan ustadz, jadi keagamaan beliau sangat bagus sekali, dan ini kita jaga. Karena ada upaya daripada kelompok tertentu ini untuk merusak bangsa.

BACA JUGA  Jalin Kebersamaan Prajurit Kodim 0421/LS Gotong Royong Bangun Masjid

“Jadi saya ingin menjaga anak-anak didik supaya memang kedepan itu betul-betul nanti jadi pemimpin bangsa, bukan menjadi perusak. Jadi harapan saya nanti anak-anak tadi mendengarkan apa yang disampaikan itulah yang mereka ambil kedepannya,” bebernya.

Masih dilanjutkannya, sebenarnya pertahanan negara kalau misalnya seluruh bangsa ini menjaga TNI/Polri menjaga juga maka kita akan aman. Karena kita tidak bisa mengandalkan hanya Tentara/Polisi.

“Kita semua wajib, termasuk rekan media juga, jadi pemberitaan media yang positif-positif itu adalah menjaga ketahanan negara sebenarnya, kalau ada hoax buang, jangan diteruskan, itu sudah bagus, saya ucapkan terimakasih kepada media di Sumsel,” jelasnya.

Ditambahkan, di kita kedepannya ada yang baru penunjukkan dari kedokteran, yakni spesialis bedah Toraks, dengan spesialis SP Dua untuk penyakit dalam.

“Karena kedokteran kita memang di sorot oleh Kementerian untuk dikembangkan, karena UNSRI masuk 5 besar, kita nomer tiga. artinya di kedokteran kita itu semuanya sudah A. Harapannya sendiri kita kembangkan terus, dan kita tingkatkan lagi. ini merupakan kunjungan yang pertama untuk KASAD,” tegasnya.

BACA JUGA  Herman Deru Terima Piagam Penghargaan di peresmian Pembukaan Pasar Bedug, Ini Disampaikannya Untuk Ketua P2KSS

Menurut KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman, SE.,M.M kita memberikan kuliah umum di Unsri kaitannya saya memang semenjak ke Kodam-Kodam, saat ini Kodam II Sriwijaya, saya kayaknya seperti pulang kampung, kita memberikan Kuliah Umum disini. Karena memang menurut saya bahwa bangsa ini terbangun dari semua golongan, semua kelompok, semua agama, semua karena dengan adanya perbedaan, imbuhnya.

Ditambahkannya, oleh karenanya para mahasiswa-mahasiswa bagaimana perjuangan para pejuang kita pada saat kita mengisi kemerdekaan, Merah Putih dinaikkan tidak semudah membalikkan telapak tangan, dengan bercucuran darah. Oleh karenanya mahasiswa jangan merasa paling benar, dan jangan merasa kita pintar, karena itu bukan segala-galanya, semuanya sama saja,” jelasnya.
(AS)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru