Charma Afrianto: Cagar Budaya Harusnya Dirawat, Bukan Ditelantarkan

Selasa, 7 Maret 2023 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Forum Pemuda Palembang Madani (FPPM) adakan acara Focus Group Discussion (FGD) dengan tema ” Merawat Cagar Budaya Mengelola Peradaban di Kota Tertua “, berlangsung di Hotel Ayola Sentosa, Jl.Kol. Atmo No.16 Palembang (06/03/23).

Hadir dalam acara FGD tersebut diantaranya, Vebri Al Lintani sebagai moderator, Ketua pembina FPPM sekaligus Bakal Calon Walikota Palembang Charma Afrianto, SE, Sultan R.M.Fauwaz Diradja, SH MKn sebagai Zuriat Krama Jaya, ketua FPPM Palembang Fitriansyah, ketua Palembang Maju Sejahtera (PMS) Bung Darwis dan lainnya.

Palembang merupakan salah satu kota tertua di Indonesia yang memiliki berbagai macam cagar budaya, diantaranya pasar cinde, makam kesultanan palembang, kantor ledeng (kantor Pemkot sekarang), makam kawah tekureb 3 Ilir, Goa Jepang dan lainnya.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sumsel Terima Tuntutan Aliansi Kader Mahasiswa Muhammadiyah bersama BEM Nusantara Sumsel

Sangat disayangkan dari beberapa cagar budaya tersebut ada sebagian yang kondisinya tidak terawat, seolah jauh dari perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang.

Saat diwawancarai awak media, Charma Afrianto menyampaikan, dalam diskusi yang diselenggarakan oleh FPPM kali ini membahas terkait dilematis beberapa objek cagar budaya yang ada di kota Palembang.

“Banyaknya makam – makam kesultanan palembang yang terbengkalai tidak terawat akan menjadi persoalan, jangankan untuk mempromosikan Palembang Darussalam, merawatnya saja Pemkot tidak ada niat”, ujar Charma.

“Nah, atas dasar itulah para seniman, budayawan, dibantu oleh sultan dan para pemuda FPPM berinisiasi mengadakan FGD terpumpun yang bertema Merawat Cagar Budaya Mengelola Peradaban di Kota Tertua, kalau peradaban bangsa dan peradaban kota Palembang tidak di jaga, artinya kita rakyat kota Palembang sama saja seperti masyarakat tidak beradab “, tegas Charma Afrianto.

BACA JUGA  Rakor Bersama PT KAI, Kapolda Sumsel : Harapan Kita Agar Ada Penyesuaian Jam Operasional Kereta Api

Lanjut Charma, “Sebagai anak bangsa kami terpanggil untuk terus menjaga, merawat dan melestarikan serta menggugah semua stakeholder termasuk eksekutif dan legislatif. Mulai hari ini mari kita lestarikan, karena kita rindu dengan kejayaan Palembang Darussalam, kita ingin ada wisata religi di kota Palembang”, bebernya.

Dirinya menyebut, bagaimana semua ini bisa di lakukan kalau makam-makam di Palembang ini saja tidak dijaga, untuk itu pihaknya juga mendapatkan dukungan dari SMB IV Fauwaz Diradja untuk terus mengadakan diskusi-diskusi serta merawat makam-makam kesultanan Darusallam di kota Palembang.

Ditempat yang sama, Sultan Fauwaz Diradja menambahkan, kegiatan tersebut sangat bagus, karna dengan FPPM ini yang juga turut merawat serta memperhatikan cagar budaya.

BACA JUGA  Oknum PNS Way Kanan Ngaku Jaksa, Kejati Sumsel Tetapkan Jadi Tersangka

“Ini menunjukan bahwa kita memiliki jati diri yang sangat tinggi dan kuat. Kalau bukan kita yang menjaga peradaban ini siapa lagi yang akan melestarikannya,” tutup Sultan akhiri pembicaraan.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru