Kaum Milenial Harus Tauladani Sosok Gusdur

Kamis, 20 Januari 2022 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – DPW PKB Sumsel menggelar Haul Gus Dur ke-12 dengan tema “Menghidupkan Kembali Gus Dur” bertempat di Pondok Pesantren Aulia Cendikia, Kamis (20/1/2022).

Sebagai Narasumber Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan, Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe, Ketua PSMTI Sumsel Kurmin Halim SH, Ketua IPTI Sumsel Hardi SH, Pimpinan Ponpes Aulia Cendikia, KH Hendra Zainuddin MPDi, Pemerhati Sosial Sumsel Bagindo Togar BB, dan hadir Ketua PWNU KH Amiruddin Nahrawi.

Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan mengatakan, inti dari haul ke 12 Gus Dur dengan tema “Menghidupkan Kembali Gus Dur”. “Kita ingin menghidupkan apa yang telah diwariskan Gus Dur baik itu gagasan pemikiran dalam konteks kebersamaan, kebangsaan perlu ditauladani. Apa yang diwariskan beliau dalam konteks keberagaman, toleransi perlu ditauladani. Sehingga Insyallah lahir sosok Gus Dur yang lain,” ujarnya.

BACA JUGA  Dievakuasi Ambulance Apung Polairud Polda Sumsel, Bayi Nur'aini Diberi Nama Cakra Buana Samapta

Lebih lanjut Holdan menuturkan, memang ada tantangan ketika Gus Dur melontarkan ide pada masa dahulu. Jika dibandingkan dengan zaman sekarang.

“Zaman Gus Dur di era kepemimpinan orde baru mengangkat soal demokrasi yang menonjol yakni politik. Tapi itu semua untuk kepentingan bangsa dan negara,” bebernya.

“Islam ini adalah agama fitri diturunkan kepada umat. Dan umat mempunyai nilai kebaikan dan Islam melengkapinya. Nilai nilai kebaikan inilah yang harus dijaga,” tambah Holdan.

Dengan menggelar Haul Gus Dur ini, sambung Holdan, kelompok milenial memahami siapa sosok Gus Dur. Sehingga nilai nilai yang diajarkan Gus Dur jangan sampai hilang. “Warisan Gus Dur bisa kita tauladani bersama sama. Harapan kita ide, gagasan Gus Dur, nilai nilai toleransi, kebersamaan, saling menghargai itu kita jaga,” urainya.

BACA JUGA  Herman Deru Yakin Pasar Sentul Permai Desa Betung Barat Jadi Pusat Ekonomi Baru Warga 

Sementara itu, Ketua PWNU KH Amiruddin Nahrawi menuturkan, PKB ini adalah lahir dari NU. “Disitu ada NU, maka juga ada PKB. NU dan PKB sejajar, nyawa NU bersama PKB,” ucapnya.

Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe menambahkan, dengan dilaksanakannya haul Gus Dur ke 12 ini, diharapkan generasi muda memahami sosok Gus Dur yang senantiasa menjaga kebersamaan. “Kebersamaan itu bisa muncul dari generasi muda,” tandasnya.

Ketua PHRI Sumsel Kurmin Halim SH menuturkan, pihaknya sangat bahagia diundang dalam haul Gus Dur ke 12.”Bagi kami orang Tionghoa Gus Dur seperti dewa. Berkat Gus Dur ada Kepres nomor 6 tahun 2000 yang menghilangkan diskriminasi terhadap orang Tionghoa. Kemudian ada Kepres nomor 9 tahun 2001 yang memberikan kesempatan hari Raya Imlek bagi orang Tionghoa. Beliau tokoh pluralisme bagi kami. Kebersamaan dijunjung tinggi,” katanya.

BACA JUGA  Pembukaan Pekan Olahraga Kota Palembang ke- XI, Pj Walikota Sampakan ini!

“Bagi kami orang Tionghoa, Gus Dur seperti orang tua kami. Berkat beliau, kami bebas berinteraksi, bebas mengimplementasikan agama kami. Saat imlek kami boleh menggelar barongsai,” pungkasnya.
(Astrid)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru