Herman Deru Sampaikan Apresiasi Pada Jajaran Kodam II/Sriwijaya, Konsisten Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 5 September 2022 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru menyampaikan rasa terimakasihnya pada jajaran Forkopimda termasuk diantaranya jajaran Kodam II/Sriwijaya yang telah banyak berperan salam menjaga kondusifitas wilayah Sumsel yang hiterogen sehingga status Sumsel Zero Konflik hingga saat ini tetap bisa dipertahankan.

Disela-sela acara Pisah Sambut Pangdam II/ Sriwijaya dari Mayjen TNI Agus Suhardi Kepada penggantinya Mayjen TNI Hilman Hadi yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Minggu (4/9), Gubernur Herman Deru secara khusus menyampaikan keinginannya untuk terus menjalin sinergitas dengan semua pihak dalam segala hal  termasuk sinergi dalam pertahankan Sumsel zero konflik.

“Selamat datang dan selamat bertugas Pak Hilman. Semoga kita dapat menjadi partner kerja yang baik  dalam mempertahankan  Sumatera Selatan ini sebagai daerah zero konflik. Saya mengajak Pak Hilman sebagai Pangdam II/Sriwijaya  dan jajaran TNI lainnya mempertahankan status ini,” harap Herman Deru.

Lebih lanjut Herman Deru menilai, rotasi jabatan  bagi kalangan  perwira tinggi TNI merupakan hal yang lumrah terjadi demikian juga halnya dengan jabatan Pangdam yang menjadikan Mayjen TNI Hilman Hadi sebagai Pangdam II/ Sriwijaya yang baru, menggantikan Mayjen TNI Agus Suhardi.

“Bapak Mayjen  Agus Suhardi telah bertugas  di Sumsel sebagai Pangdam  II/Sriwijaya sudah berjalan dua tahun dan kembali dirotasi guna memenuhi tuntutan dan kebutuhan organisasi TNI,” imbuhnya.

Herman Deru mengaku merasa  kehilangan sosok Mayjen TNI Agus Suhardi  yang selama ini telah menjadi rekan kerja yang  sangat baik, terlebih keduanya merupakan alumni  SMA yang sama yakni SMA Negeri 3 Palembang.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Tinjau Vaksinasi Serentak

“Secara pribadi saya merasa kehilangan sosok teman dan rekan kerja sekaligus. Tapi kita doakan ditempat yang baru beliau bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan amanah seperti saat di Kodam II/ Sriwijaya ini,” tuturnya.

Lebih jauh dia mengatakan, pada masa kepemimpinan Mayjen TNI Agus Suhardi Kodam II/Sriwijaya banyak menorehkan prestasi. Sosok humble yang dimiliki oleh Mayjen TNI Agus Suhardi meninggalkan kesan yang mendalam  bagi jajaran Forkopimda  di Sumsel.

“Dua puluh empat bulan bertugas di Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi telah banyak  menorehkan kesan yang baik di hati kita masing-masing. Beliau orangnya  yang humble, bahkan dimasa kepemimpinan beliau telah banyak menorehkan prestasi di Kodam II/Sriwijaya ini,” ungkapnya.

Meski demikian Herman Deru jua merasa bersyukur lantaran Pangdam II/Sriwijaya yang baru  Mayjen TNI Hilman Hadi  juga merupakan putra daerah  Sumbagsel.  Dia berharap  kedepan dapat menjalin kerja sama yang baik.

“Kita juga perlu syukuri Pangdam kita yang baru ini adalah orang Sumbagsel juga, beliau asli Jambi, tentu ini sangat memahami karakteristik  Sumbagsel khususnya di Sumsel ini mudah-mudah kita akan menjalin sinergisitas yang baik dan berkesinambungan dalam mewujudkan Sumsel Maju untuk Semua,” imbuhnya.

Menghadapi event  nasional Sriwijaya Ranau Gran Fondo yang akan digelar November 2022 mendatang,  Herman Deru mengajak jajaran TNI untuk ikut terlibat serta dalam event tersebut.

“Saya minta TNI menjadi bagian dari perhelatan Sriwijaya  Gran Fondo yang akan dilaksanakan di OKU Selatan. Mulai  tahun ini  kegiatan olahraga bersepeda itu telah masuk dalam kalender nasional.  Saya minta  rekan-rekan Forkopimda di Sumbagsel ikut serta dalam kegiatan tersebut,” pungkasnya.

BACA JUGA  Majukan Syiar Islam, Herman Deru Resmikan Masjid Al Hijrah di Bukit Baru

Sementara itu, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi  mengaku sudah  siap dengan tugas barunya termasuk menjalin sinergi dengan FKPD dilingkungan  Pemprov Sumsel,  sekaligus melanjutkan tugas-tugas yang telah dijalankan Mayjen TNI Agus Suhardi sebelumnya.

“Sebagai Pangdam II/Sriwijaya yang baru, Saya akan melanjutkan tugas-tugas yang sudah dijalankan Bapak Mayjen Agus. Saya minta  dukungan seluruh Forkopimda di Sumsel, dan kita  siap menjalin sinergi yang baik,” kata Hilman.

Mayjen TNI Hilman Hadi mengaku senang dan bersyukur  bisa bertugas di Sumsel yang kebetulan kampung halamannya sendiri.

Dilain pihak, Mayjen TNI Agus Suhardi mengungkapkan rasa senang dan bangganya berkesempatan bertugas di Kodam II/ Sriwijaya yang membawahi 5 Privinsi dan 5 Korem se- Sumbagsel meliputi Provinsi Sumsel, Jambi, Bengkulu,Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.

“Alhamdulillah saya sudah menyelesaikan tugas sebagai Pangdam II/Sriwijaya. Saya pribadi sangat senang dan bangga bisa bertugas di Kodam II/Sriwijaya. Terlebih Kota Palembang ini tempat kelahiran Saya sendiri,” katanya.

Dalam kurun waktu dua tahun bertugas di Kodam II Sriwijaya khususnya di Sumsel, lanjut Mayjen Agus Suhardi dirinya hampir tidak pernah mendapatkan kesan buruk.  Jajaran Forkopimda Sumsel sangat humble dalam menjalankan tugas secara kompak.

“Selama bertugas di Kodam ini tidak ada kesan buruk yang Saya dapatkan.  Meskipun saya memegang lima Provinsi tetapi memang kebanyakan saya di Sumsel. Gubernurnya yang humble dan jajarannya juga sangat baik dan kooperatif dalam menjalankan tugas termasuk memecahkan persoalan yang ada di Sumsel ini,” ungkapnya.

BACA JUGA  Revolusi Keuangan Desa: OJK Sumsel Bersinergi Wujudkan Percepatan Akses Keuangan Menuju Sumsel Inklusif

Mayjen TNI Agus Suhardi secara kedinasan dan pribadi meminta restu dan doa kepada seluruh warga  Sumsel dan Forkopimda dan jajaran Pemprov Sumsel dengan harapan dirinya bisa meneruskan tugas sebagai  Asisten Operasional Panglima TNI. Ucapan terimakasihnya khusus disampaikannya untuk  Gubernur Herman Deru yang telah memberikan perhatian khusus pada anggota TNI di Sumsel.

“Kepada Pak Gubernur Sumsel terimakasih banyak atas perhatiannya yang telah memberikan banyak hal  kepada jajaran TNI di Sumsel ini semoga kebaikan yang telah diberikan mendapatkan balasan dari Allah SWT,” tutupnya.

Dalam acara pisah sambut dilakukan prosesi  cindera mata sebagai kenang-kenangan kepada Mayjen TNI Agus Suhardi dan istri dari jajaran Forkopimda Sumsel yang diberikan  Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel Kapolda Bengkulu, dan para Bupati dan Walikota yang turut hadir.

Hadir mendampingi Gubernur  Herman Deru, Ketua TP PKK  Sumsel Hj Febrita Lustia HD. Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, Wakil Ketua DPRD  Sumsel, Hj Kartika Sandra Desi, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, Eka Kartika, Koordinator Intel Kajati, Rita Susanti, Danlanal Palembang, Kolonel Laut (P), Widyo Sasongko, Danlanud SMH Palembang, Kolonel PNB Sigit Gatot Prasetyo, Danrem 045/Gapo, Brigjen TNI Naudi Nurdika, Sekda Bengkuli, Fachriza, Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Drs Yan Sultra, Wakapolda Bengkulu, Birgjen Pol. Umardani, dan Bupati dan Walikota yang berkesempatan hadir.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru