Inflasi Sumsel Tetap Terkendali Jelang HBKN Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Jumat, 6 Desember 2024 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tintamerah.co.id– Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada bulan November 2024 mengalami inflasi sebesar 0,58% (mtm), meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,09% (mtm). Secara tahunan, realisasi inflasi Sumsel tercatat menurun menjadi sebesar 0,73% (yoy) dari bulan sebelumnya (1,09%; yoy). Perkembangan tersebut juga sejalan dengan inflasi nasional yang tercatat melandai menjadi sebesar 1,55% (yoy) dibandingkan bulan sebelumnya (1,71%; yoy).

5 (lima) komoditas utama penyumbang inflasi pada bulan ini adalah tomat, bawang merah, emas perhiasan, minyak goreng, dan tarif angkutan udara dengan andil pada masing-masing komoditas adalah sebesar 0,26% (mtm), 0,20% (mtm), 0,06% (mtm), 0,05% (mtm), 0,05% (mtm) secara berturut-turut (BPS, 2024). Kenaikan harga tomat dan bawang merah sejalan dengan penurunan pasokan dari daerah sentra di tengah curah hujan yang meningkat. Selanjutnya, kenaikan harga emas masih berlanjut didorong oleh sentimen eksternal. Di sisi lain, harga minyak goreng menguat sejalan dengan kenaikan harga Crude Palm Oil (CPO) global. Kemudian, tarif angkutan udara tercatat meningkat menjelang periode peak season pada HBKN Natal dan Tahun Baru.

BACA JUGA  Update Covid-19 Muba: Penambahan 7 Kasus Sembuh,4 Positif, 2 Meninggal Dunia

Inflasi Provinsi Sumatera Selatan yang terkendali merupakan upaya dan peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumsel dalam mengendalikan inflasi melalui strategi 4K, yaitu Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif. Pelaksanaan gerakan pasar murah (GPM) untuk menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat masih terus dilaksanakan TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan. Upaya ini diperkuat dengan memastikan kelancaran distribusi melalui subsidi harga, subsidi angkutan maupun subsidi operasional lain dalam rangka pelaksanaan operasi pasar murah serentak se-Sumsel. Selain itu, guna mengoptimalkan ketersediaan pasokan pangan, dilakukan juga kegiatan sosialisasi pemanfaatan pekarangan dan kebun rumah, gerakan tanam serentak, serta kegiatan monitoring rutin ketersediaan dan keterjangkauan harga barang kebutuhan pokok ke pedagang eceran dan distributor. Seluruh kegiatan pengendalian inflasi ini dapat berjalan tidak terlepas dari komunikasi efektif yang dijalin para pemangku kebijakan diantaranya melalui pelaksanaan rapat koordinasi TPID secara rutin. Selain itu, dalam rangka merumuskan upaya pengendalian inflasi jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), TPID Sumatera Selatan telah menyelenggaran kegiatan High Level Meeting TPID se-Sumatera Selatan dan Rapat Koordinasi TPID untuk membahas terkait ketersediaan pangan dan energi menjelang Nataru.

BACA JUGA  Inflasi Provinsi Sumatera Selatan Kembali Mencatatkan Deflasi Didukung Panen Raya Hortikultura dan Penyesuaian Tarif BBM Non Subsidi

Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan terus bersinergi dengan pemerintah untuk memperkuat stabilitas dan transformasi ekonomi melalui berbagai langkah strategis diantaranya penguatan sinergi TPID melalui penguatan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) serta akselerasi program pengentasan kemiskinan melalui sinergi dan kolaborasi antar lembaga dan instansi di daerah melalui Sekretariat Bersama Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah Sumsel.

 

Palembang, 4 Desember 2024

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan

 

Berita Terkait

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang
Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!
Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!
Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:05 WIB

Di Tengah Badai Hukum Wabup, Misteri ‘Menghilangnya’ Bupati PALI Terjawab: Asgianto Tumbang Diserang ISPA di Palembang

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:22 WIB

Tak Sekadar Omon-Omon: Kadis LH PALI Sukses Gol-kan Kontrak Sumur Minyak Pertamina!

Senin, 15 Juni 2026 - 06:40 WIB

Gas Melon Langka dan Mahal, Kadisperindag PALI: Kami Tidak Punya Taji!

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Berita Terbaru