Kapolda Sumsel Tinjau Pupuk Organik Produksi Ditpolairud Polda Sumsel

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Dajajdi saat meninjau pupuk organik produksi Ditpolairud di Mapolda Dirpolairud Polda Sumsel, Rabu (29/10/2025).
(Foto: Yanti)

Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Dajajdi saat meninjau pupuk organik produksi Ditpolairud di Mapolda Dirpolairud Polda Sumsel, Rabu (29/10/2025). (Foto: Yanti)

BANYUASIN | tintamerah.co.id -, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi melakukan kunjungan ke lokasi pembuatan pupuk organik produksi Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumsel.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumsel memberikan apresiasi tinggi atas inovasi jajaran Ditpolairud yang berhasil memanfaatkan gulma perairan, khususnya enceng gondok, menjadi pupuk organik ramah lingkungan.

“Kita perlu tempat yang lebih luas dan mesin pencacah berkapasitas besar agar proses produksi bisa lebih efisien. Tanah kosong di sekitar sini masih milik Ditpolairud Sumsel dan akan kita manfaatkan untuk perluasan area produksi,” kata Andi kepada awak media di Mapolairud, Rabu (29/10/2025).

Menurut Kapolda, rencana pengembangan fasilitas ini akan membuat proses produksi pupuk lebih cepat dan hasilnya lebih halus, sehingga bahan baku seperti enceng gondok tidak perlu lagi dicincang manual, pupuk organik ini, kata Andi, dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman.

BACA JUGA  Polda Sumsel Tindak tegas Pelaku Pembakaran Pos keamanan Pt Bumi Persada Permai Kabupaten Muba

“Pupuk ini bisa dipakai untuk tanaman apa saja. Namun kita prioritaskan untuk kebun jagung dan sayuran milik petani binaan Polri, bukan untuk kepentingan internal,” ujar Andi.

Ujar Kapolda, saat ini kapasitas produksi pupuk organik Ditpolairud masih tergolong kecil, namun suplai bahan bakunya sangat melimpah. Gulma sungai yang selama ini menjadi masalah lingkungan justru kini diubah menjadi sumber daya bermanfaat.

“Bahan bakunya banyak sekali, tapi produksi masih terbatas. Saya dapat laporan dari Dirpolairud, sudah ada pihak ketiga yang tertarik bekerja sama. Mudah-mudahan ke depan bisa berkembang dalam skala lebih besar dengan dukungan sponsor,” pungkas Andi.

Kemudian, Kapolda menerangkan, langkah inovatif ini menjadi salah satu upaya Polda Sumsel dalam mendukung program ekonomi hijau dan pemberdayaan masyarakat pesisir, sekaligus berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan sungai di Sumatera Selatan.

BACA JUGA  Kabid Humas Polda Sumsel Pimpin Apel Personel

Sebagaimana diketahui, Ditpolairud Polda Sumsel telah mengembangkan pupuk organik dari eceng gondok yang diapresiasi karena potensinya untuk mengurangi biaya produksi petani dan meningkatkan hasil panen.

Inisiatif ini bekerja sama dengan Universitas Sriwijaya dan dianggap sebagai terobosan inovatif yang mengubah gulma air menjadi sumber daya bermanfaat, seperti pupuk padat dan cair amino.

Inovasi ini menggunakan eceng gondok yang telah lama dianggap sebagai masalah di perairan, menjadikannya bahan baku untuk pupuk organik. Setekah itu, Eceng gondok diolah menjadi dua jenis pupuk: pupuk padat dan pupuk amino cair (dari batang dan daunnya).

Pupuk ini diproyeksi unutk mengurangi biaya produksi petani jika dibandingkan dengan pupuk kimia, dapat meningkatkan hasil panen, dan mengubah masalah gulma air menjadi potensi ekonomi.

BACA JUGA  Ditresnarkoba Polda Sumsel Bersama Polrestabes dan Polres Jajaran Ungkap 45 Kasus Pidana Narkoba di Awal Februari 2022

Terobasan ini mendapat dukungan dari Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv Shing. Ia mengapresiasi inovasi ini dan mendorong pemerintah pusat untuk mendukung program serupa.

 

Laporan: yulie | Editor: ej@

Berita Terkait

Kapolda Resmikan Klinik Terapung dan Kapal Patroli Ditpolairud Polda Sumsel
Tak Terima di Tegur Tetangga, Warga di OKU-Sumsel Meregang Nyawa
Kapolda di Polrestabes Palembang: Jika Anda Tidak Sanggup untuk Berprestasi, Minimal Jangan Bermasalah
Kasus Kolam Retensi Simpang Bandara, Polda Sumsel: Tak Ada Intervensi
Dari Narkoba Hingga Kasus Moral, Polda Sumsel Hukum Enam Personelnya
Penipuan Loker di PTBA, Ditreskrimum Polda Sumsel Naikkan Status ke Penyidikan
Kapolda Sumsel Ikuti Vidcon Arahan Kapolri dan ANEV Kamtibmas Terkini
Wakapolda Sumsel tanam jagung kuartal III, dukung wujudkan swasembada pangan nasional

Berita Terkait

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:36 WIB

Kapolda Sumsel Tinjau Pupuk Organik Produksi Ditpolairud Polda Sumsel

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:36 WIB

Kapolda Resmikan Klinik Terapung dan Kapal Patroli Ditpolairud Polda Sumsel

Rabu, 29 Oktober 2025 - 10:44 WIB

Tak Terima di Tegur Tetangga, Warga di OKU-Sumsel Meregang Nyawa

Kamis, 9 Oktober 2025 - 18:15 WIB

Kapolda di Polrestabes Palembang: Jika Anda Tidak Sanggup untuk Berprestasi, Minimal Jangan Bermasalah

Jumat, 3 Oktober 2025 - 14:52 WIB

Kasus Kolam Retensi Simpang Bandara, Polda Sumsel: Tak Ada Intervensi

Berita Terbaru