Khotib Jumat Brigjen Pol Drs Zulkifli : Tulislah Amal Perbuatanmu dengan Catatan Amal Baik

Jumat, 26 November 2021 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto, MH, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH dan PJU Polda Sumsel beserta Personel Polda Sumsel melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Assa’adah Mapolda Sumsel KM 3 5 Palembang, Jumat (26/11/2021).

Dalam khutbahnya khotib BJP Drs Zulkifli mengingatkan umat Muslim untuk melupakan kenikmatan duniawi adalah dengan banyak mengingat kematian. Jika itu menyentuh hatinya dan mempengaruhinya, maka kegembiraan dan kesenangannya terhadap dunia akan berkurang,” ucapnya.

Sebagaimana rujukan Allah berfirman: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS. Ali Imran: 18),” ucap khotib.

“Dia menambahkan Terlepas dari hal tersebut, ada banyak manfaat yang dapat diperoleh ketika seseorang mengingat kematian, yakni:

1. Lebih Bersyukur

Kematian itu berarti waktu hidup di dunia telah habis. Artinya, segala kenikmatan duniawi yang diberikan oleh Allah SWT tak akan lagi bisa dinikmati.

BACA JUGA  Personel TNI AD Kodim 0418 Palembang Tinjau Langsung Beberapa Titik Banjir yang Diakibatkan Hujan Deras

Oleh sebab itu, seseorang hendaknya lebih bersyukur atas kehidupannya dengan mengingat kematian. Bersyukur bahwa Allah masih memberikan kesempatan hidup baginya untuk menikmati apa yang dia miliki saat ini.

Rasulullah Saw bersabda, “Perbanyaklah banyak mengingat pemutus kelezatan (yaitu kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).” (HR. Al Baihaqi),” ucapnya kemudian.

2. Pengingat untuk Meningkatkan Keimanan
Semua orang ingin meninggal dalam keadaan yang baik atau husnul khotimah. Untuk mencapainya, umat Muslim harus meningkatkan keimanan kepada Allah dengan berbagai cara, misalnya memperbanyak ibadah, sering beramal, dan sebagainya.

Orang yang banyak mengingat kematian tentu akan selalu berusaha mempersiapkan dan memantaskan diri untuk menghadapinya. Sebab, tak sedikit orang yang bertemu ajalnya sebelum menyiapkan bekal berupa amal ibadah,” imbuhnya.

BACA JUGA  Pendaftaran Jalur Reguler SMK Negeri Dibuka 9-18 Mei 2022

3. Menambah Khusyuk dalam dalam ibadah diantaranya Sholat fardhu

Salah satu cara untuk khusyuk dalam sholat adalah dengan banyak mengingat kematian. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Ingatlah kematian dalam salatmu karena jika seseorang mengingat mati dalam salatnya, maka ia akan memperbagus salatnya. Salatlah seperti salat orang yang tidak menyangka bahwa ia masih punya kesempatan melakukan salat yang lainnya. Hati-hatilah dengan perkara yang kelak malah engkau meminta udzur (meralatnya) (karena tidak bisa memenuhinya).” (HR. Ad Dailami),” ucapnya Dia menambahkan.

4. Segera Bertaubat
Tak bisa dimungkiri, manusia selalu diliputi oleh dosa. Namun, Allah juga mengajarkan banyak cara untuk menghapus dosa-dosa tersebut, salah satunya dengan bertaubat,” ucap Khotib Zulkifli.

Imam Ad Daqqaq rahimahullah mengatakan, “Barangsiapa yang banyak mengingat kematian, dia akan dimuliakan dengan tiga perkara, yaitu: (1) bersegera dalam bertaubat, (2) hati yang qanaah, (3) bersemangat melakukan ibadah. Barangsiapa yang lupa mengingat kematian, dia akan dihukum dengan tiga perkara, yaitu: (1) menunda-nunda taubat, (2) tidak rida terhadap pemberian (takdir) Allah, (3) malas beribadah.”,Khotib mengingatkan dan menyimpulkan Kenapa kita musti harus menulis buku dgn baik,setidaknya ada 4 alasannya 1.Kita harus sadar untuk apa dihadirkan allah kebumi 2.ada kontrak kita dengan Allah.3.setiap kita ada batas waktu hidup didunia ini yakni kematian,tukas khotib BJP Zulkifli.

BACA JUGA  Kesigapan Patroli Hastiguna Sat Brimob Cegah Aksi Tawuran

Sementara saat diminta keteranganya Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Toni Harmanto,MH melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi,MM menyebutkan bahwa khotib jumat dimasjid Assaadah Mapolda hari ini Brigadir Jenderal Polisi Zulkifli adalah alumni Akpol tahun 1988/A (Atmaniwedana) teman satu angkatan Kapolda Sumsel, saat ini berdinas sebagai Widya Iswara Lemdikpol Sespim Polri,dengan kehadiran beliau disini mudah mudahan memotivasi Personel Polda dan jajaran untuk meningkatkan Iptek tanpa meninggalkan Imtaq guna mewujudkan Polri yang Presisi tukas Supriadi, MM.
(***) (YL)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru