Menjaga “Rumah Bersama”: Pesan Tegas dari Jantung Sriwijaya

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru (kanan) menerima plakat dan berjabat tangan erat dengan Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago (kiri) pada acara Silaturahmi Forkopimda di Griya Agung, Palembang, Rabu (6/5/2026). Dalam pertemuan strategis tersebut, Menko Polkam menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap hoaks dan provokasi digital guna menjaga kondusivitas wilayah Sumsel demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. (Foto: Dok/ Humas Pemprov Sumsel)

Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru (kanan) menerima plakat dan berjabat tangan erat dengan Menko Polkam Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago (kiri) pada acara Silaturahmi Forkopimda di Griya Agung, Palembang, Rabu (6/5/2026). Dalam pertemuan strategis tersebut, Menko Polkam menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap hoaks dan provokasi digital guna menjaga kondusivitas wilayah Sumsel demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. (Foto: Dok/ Humas Pemprov Sumsel)

PALEMBANG | tintamerah.co -,  Di bawah langit mendung yang menyelimuti Griya Agung, Rabu (6/5/2026), sebuah pesan penting menggema dari jantung Sumatera Selatan. Ini bukan sekadar seremoni formal atau jabat tangan protokoler. Pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, dengan duet pemimpin Sumsel, Herman Deru dan Cik Ujang, adalah sebuah pernyataan sikap: bahwa keamanan adalah fondasi mati yang tak boleh ditawar.

Sumatera Selatan, yang selama ini dikenal sebagai wilayah “Zero Conflict”, kembali diingatkan untuk tidak terlena. Di hadapan jajaran Forkopimda dan tokoh lintas sektoral, Djamari Chaniago berbicara dengan nada lugas namun penuh peringatan. Musuh hari ini, katanya, tidak lagi membawa senjata di medan laga, melainkan menyelusup lewat jempol di layar ponsel.

BACA JUGA  Secara Musyawarah dan Mufakat, KH Hendra Zainuddin Terpilih Nahkodai PCNU Kota Palembang

“Yang diserang bukan hanya wilayah, tetapi pikiran dan keyakinan kita,” tegas Djamari dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Jumat (8/5/2026)

Kalimat ini tajam menusuk realita sosial saat ini, di mana hoaks dan narasi kebencian kerap menjadi bensin bagi api perpecahan.

Sinergi Tanpa Sekat

Herman Deru dan Cik Ujang, yang berdiri mendampingi sang Jenderal, tampak menangkap sinyal itu dengan serius. Bagi mereka, kondusivitas Sumsel adalah harga diri. Kehadiran tokoh agama, adat, dan masyarakat dalam forum tersebut menjadi simbol bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat berbaju dinas, melainkan kerja kolektif.

Djamari mengingatkan dengan tegas bahwa ada “tangan-tangan gelap” yang ingin melihat kekacauan. Ia tidak melarang kritik, ia tidak mengharamkan demonstrasi, namun ia mengharamkan anarkisme. Sebuah pesan yang jelas: sampaikan pendapat dengan akal sehat, bukan dengan amuk massa.

BACA JUGA  Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI

Membangun Kesejahteraan di Atas Stabilitas

Logikanya sederhana namun fundamental: tidak akan ada kesejahteraan tanpa keamanan. Bagaimana investor mau datang, bagaimana pasar mau bergerak, jika suasana gaduh dan mencekam?

Pertemuan silaturahmi ini akhirnya menjadi sebuah komitmen bersama. Di akhir acara, jabat tangan erat antara Menko Polkam dan Gubernur Sumsel bukan hanya simbol kemitraan, melainkan janji untuk terus menjaga Sumsel tetap tenang, produktif, dan bersatu.

Kini, bola panas ada di tangan masyarakat. Apakah kita akan membiarkan narasi kebencian memecah belah, atau tetap teguh menjaga martabat “Bumi Sriwijaya” sebagai rumah yang aman bagi siapa saja?

 

Sumber: yulie | Editor: Efran

Berita Terkait

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”
Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!
MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!
Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI
Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring
Nyata Berhasil! Mitigasi Karhutla Sumsel Turun Drastis, Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Patut Diapresiasi
Sinergi Era Digital: Korem 044/Gapo Gembleng Prajurit Jadi ‘Arsitek’ Informasi Kreatif dan Humanis
Terobosan Pembiayaan, Herman Deru Siapkan Sumsel Jadi Pelopor ‘Obligasi Daerah’ Nasional

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:17 WIB

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:24 WIB

Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:06 WIB

Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring

Berita Terbaru