Miris, Sebuah Jembatan Pengghubung Dua Kecamatan di Aceh Timur Menanti Korban

Senin, 28 Agustus 2023 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur | Tintamerah.co.id – Miris sebuah jembatan penghubung dua Kecamatan Idi Rayeuk dengan Darul Ihsan,jembatan tersebut di Desa Bantayan Timur Keude Dua Kabupaten Aceh Timur kini kondisinya sangat memprihatinkan, terlihat kondisi jembatan tersebut sudah mengalami rusak parah dan tidak layak digunakan lagi.(senin 28 /08-2023

Sementara jembatan tersebut merupakan salah satu Infrastruktur penting bagi penunjang ekonomi dan aktivitas sehari-hari Masyarakat

Berdasarkan pantauan awak media ini di lokasi. melihat jembatan tersebut merupakan urat nadi bagi seluruh masyarakat sekitar, apa lagi Siswa-siswi Sekolah Dasar yang setiap harinya sekitar 100 lebih siswa yang melalui jembatan tersebut.

Menurut informasinya bahwa jembatan tersebut sudah ada Warga yang terjatuh saat melintas jembatan yang sudah rapuh dan rusak tersebut,korban dengan mengendarai sepeda motor.

BACA JUGA  Massa Aksi Dari Aliansi Aktivis Kritis Indonesia (A2KI) Desak Kapolda Evaluasi Kinerja Kapolres Ogan Ilir, Diduga Tindak Mampu Menyelesaikan Permasalahan Tanah di Ogan Ilir

Kini yang terlihat jembatan banyak kayu yang sudah rapuh, tiang penyangga ada yang sudah roboh terbawa arus air ketika banjir ,ketika kita melintas sangat berbahaya

Menurut Camat Idi Rayeuk Hasbi Masyarakat sekitar mengatakan, bahwa jalan tersebut setiap harinya digunakan oleh Masyarakat, bahkan Siswa-siswi juga harus melewati jembatan tersebut saat bepergian ke Sekolah untuk menimba ilmu.

“ya Jembatan ini sudah mulai rusak parah sejak berapa tahun yang lalu, Anak-anak setiap harinya juga melewati jembatan ini saat pergi ke Sekolah.Warga sekitar berharap jembatan tersebut segera di perbaiki atau segera dibangun, karena dikawatirkan akan menelan korban” ujarnya.

Keuchik Bantayan Timu Azhari saat di Wawancarai awak media menurutnya kalau kita bangun dengan anggaran desa tidak cukup,jembatan tersebut kemusrembang kecamatan sudah pernah beberapa kali di ajukan dan hari ini Muspika Idi Rayeuk dan Camat Darul Ihsan dua kecamatan turun ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan yang berada di Desa Bantayan Timur terhubung dengan Desa Keude Dua “pungkasnya

BACA JUGA  Bupati Muratara Geram, Stop Proyek Jalan Poros yang Dikerjakan Asal-asalan

(DN)

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru