Pejabat PJ Bupati Tubaba Mengklarifikasi Soal Program K3-1W Disebut Gagal

Rabu, 5 April 2023 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tubaba | Tintamerah.co.id
Pejabat PJ Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat Zaidirina Heri Wardoyo memberikan Maksud dan Tujuan manfaat program ketahanan pangan kandang,kolam,Kebun dan wisata (k3-1w).

Zaidirina Heri wardoyo mengatakan bahwa program tersebut dalam upaya mengatasi ancaman krisis pangan dan inflasi sebagai dampak ekonomi dunia, serta menurunkan angka stunting kemiskinan,”ujarnya melalui pesan singkat WhatsApp pada rabu (05/04/2023)

“saya sampaikan Program k3-1W Keluarga Nenemo Mandiri Pangan dilaksanakan oleh masyarakat tiyuh dengan memanfaatkan lahan pekarangan terlantar milik masyarakat

pemerintah kabupaten dan pemerintah tiyuh beserta aparaturnya memfasilitasi mendampingi membantu pemasaran, dan melibatkan stakeholders lainnya seperti KWT, PKK, karang taruna, dan lainnya,”ucapnya

Menurutnya.program tersebut juga bertujuan untuk menurunkan angka Stunting dan kemiskinan bagi masyarakat.

BACA JUGA  Wujudkan Anak Indonesia Unggul, SKK Migas -Pertamina EP Jambi Field Inisiasi PAUD Patra Serandi

“Tujuannya Dari K3-1W ini untuk pengentasan stunting, kemiskinan ekstrim, dan pengendalian inflasi, juga menambah pendapatan masyarakat,Hasil panen untuk keperluan dapur sendiri dibagikan untuk masyarakat yang belum mampu,

ada kelebihan baru dijual, penjualan bisa melalui pasar-pasar off line maupun penjualan online, ke depan kita harapkan hasil panen dapat diolah kembali baru dijual, seperti cabe dijadikan sambal botol dan tomat menjadi saus tomat”jelas Zaidirina.

Masih kata nya. tujuan di adakan nya bazar atau pasar murah tersebut bukan hanya untuk kalangan tertentu namun terbuka untuk semua pihak dan masyarakat umum.

“Pemda bukan dijadikan pasar, hanya sebagai salah satu bentuk sosialisasi program k3-1W,yang diadakan dihadiri masyarakat tiyuh juga tidak hanya orang-orang pemda dan aparatur tiyuh

BACA JUGA  Devriyana Marda Ardian Hadiri Ceramah di Tanjung Aman Kotabumi Selatan

program tersebut baru berjalan beberapa bulan kok dibilang gagal, hanya karena masih ada tiyuh dan media massa yang kebingungan, kalau bingung ya tanya,saya

tugaskan semua OPD untuk mendampingi program ini satu OPD membina 2 tiyuh, buktinya lebih banyak tiyuh yang berhasil menjalankan program tersebut”tegas zaidirina

Untuk itu, zaidirina juga mengemukakan untuk semua pihak agar dapat ikut peran serta dalam menyukseskan program k3-1w di Tubaba.

“Ayo kita semua bersinergi dan berkolaborasi untuk mensukseskan program ketahanan pangan k3-1w di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai yang kita cintai ini

Janganlah program yang baru berjalan beberapa bulan dibilang gagal, program ini program jangka panjang, oleh karena itu dibutuhkan peran aktif masyarakat termasuk para wartawan

BACA JUGA  Kunjungi Blok Rokan, Menteri Bahlil: Naikkan Produksi, Jaga Marwah Negara

Nanti nya kita juga akan langsung mengadakan sosialisasi langsung guna memberikan pemahaman yang lebih kepada Masyarakat.

Kedepan akan kita lakukan lebih banyak lagi sosialisasi langsung ke tiyuh-tiyuh didampingi para penyuluh”pungkasnya.(Joni St).

Berita Terkait

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua
Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!
Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!
OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?
Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang
OPINI: May Day 2026 dan Sinyal SOS Hubungan Industrial Indonesia
Jejak Inovasi Sosial PHR Zona 1: Bawa Produk Batik Lapas Jambi ke Level Global
Herman Deru Tabuh Genderang Perang: Desa Bersinar Sumsel Harus Jadi Benteng Anti-Narkoba Nasional!

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:16 WIB

Menolak Senja Menjadi Ringkih: Asa Sehat Lansia Pangkul di Hari Tua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:17 WIB

Satu Tahun Tanpa Kejelasan, 26 Finalis Bujang Gadis PALI 2025 Protes Keras: Kami Dirugikan Waktu, Biaya, dan Mental!

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:54 WIB

Makan Uang Negara dari Dua Kaki: Oknum Guru P3K di PALI Kebal Hukum, Kepsek Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:29 WIB

OPINI: May Day 2026 dan “Sinyal Darurat” Ketenagakerjaan: Akankah Buruh Hanya Menjadi Penonton Era AI?

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:35 WIB

Kontras Insting Penguasa PALI: Rp4,2 Miliar untuk Kenyamanan “Bokong” Pejabat, Sementara Guru Bergelut Lumpur di Desa Benuang

Berita Terbaru