Peringati Hari Pangan Sedunia, Bapanas Kembali Gelar Pasar Murah

Selasa, 17 Oktober 2023 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2023, Badan Pangan Nasional (Bapanas) kembali menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak Nasional pada 16 Oktober 2023.

Kegiatan ini dilakukan secara serentak pada 421 titik di 38 Provinsi dan 262 Kabupaten/Kota se-Indonesia melibatkan dinas yang menangani urusan pangan di tingkat provinsi dan kabupaten atau kota bersinergi dengan Kementerian/Lembaga, Bulog dan BUMN pangan, asosiasi, serta pelaku usaha pangan lainnya.

Dalam pemaparannya di Kantor Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi, menyebutkan bahwa kegiatan GPM kali ini bertambah signifikan dibandingkan rekor MURI sebelumnya pada bulan Juni lalu yang tercatat dilakukan di 341 titik. Lebih lanjut Arief berharap GPM ini bisa dilakukan secara terus menerus hingga akhir tahun 2023, sejalan dengan penugasan Presiden Joko Widodo yang ingin memberikan masyarakat harga pangan terjangkau.

Di Sumatera Selatan sendiri kegiatan tersebut dilaksanakan pada tujuh titik lokasi di enam Kab/Kota yakni Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan (Kota Palembang), Kantor Camat Ilir Barat II (Kota Palembang), Kecamatan Jaya Loka (Kab. Musi Rawas), Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Kota Lubuk Linggau), Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Kab. OKU Timur), Lapangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Kab. OKI), serta Halaman Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu (Kab. Muara Enim).

BACA JUGA  Korem 044/Gapo Gelar Upacara Hari Olah Raga Nasional XXXIX Tahun 2022

Melalui laporannya secara daring dari Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Pj. Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni menyampaikan bahwa harga pangan di Sumsel cukup stabil kecuali untuk komoditas beras yang mengalami peningkatan akibat kondisi cuaca ekstrim dan ketersediaan pasokan yang terbatas. Sementara komoditas telur ayam ras di Sumsel cenderung mengalami penurunan harga akibat jumlah pasokan yang surplus.

“Berbagai upaya telah dilakukan untuk pengendalian inflasi di Sumsel diantaranya dengan mengoptimalkan GPM yang saat ini tercatat telah dilakukan sebanyak 13 kali kegiatan dari target 19 kegiatan. Selain itu, dilakukan juga monitoring harga ke pasar-pasar, melakukan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP), dan melakukan MoU dengan Bulog untuk menyalurkan beras SPHP dan bahan pokok melalui koperasi-koperasi di daerah.”, jelas Pj. Gubernur Agus.

BACA JUGA  Kapolda Sumsel Silaturahmi ke Kediaman Habib Muhammad Naufal

Pemerintah daerah juga melakukan launching Toko Kepo (Kebutuhan Pokok) yang menjual harga bahan pokok lebih murah dari pasaran. Selanjutnya dilakukan pula refocusing anggaran untuk penanganan inflasi melalui dana yang bersumber dari anggaran belanja tidak terduga (BTT).

Agus Fatoni mengatakan bahwa pihaknya terus mengintensifkan rapat koordinasi dengan Forkopimda untuk menangani program-program prioritas yang diperintahkan Menteri Dalam Negeri, tidak hanya pengendalian inflasi tetapi juga program lainnya seperti penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), stunting, dan kemiskinan ekstrim.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Ricky P. Gozali. Beliau menyampaikan bahwa perkembangan inflasi Sumsel pada bulan September 2023 tercatat sebesar 2,28% (yoy), sama dengan perkembangan inflasi nasional. Inflasi ini utamanya didorong oleh inflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau; utamanya akibat kenaikan harga pada komoditas beras. Hingga akhir tahun 2023, Ricky meyakini Sumsel akan mencapai target inflasi nasional di 3±1% (yoy).

“Kedepan diperkirakan HBKN Natal dan Tahun Baru akan mempengaruhi perkembangan inflasi, namun hal ini sudah diantisipasi dengan berbagai upaya agar komoditas volatile food tidak naik signifikan. Harapannya Sumsel bisa menjaga inflasinya melalui sinergi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan GSMP.”, jelas Ricky.

BACA JUGA  OJK dan Kementerian Dalam Negeri Sepakat Perkuat Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)

GPM Serentak Nasional ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2023 yang mengangkat tema “Water is Life, Water is Food, Leave No Behind”.

Kepala Dinas Ketahanan pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Ruzuan Efendi, M.M mengatakan, GPM ini merupakan langkah konkret yang harus tetap kita lakukan sampai harga pangan kembali terkendali.

Beliau menyatakan bahwa pada dasarnya ketersediaan bahan pangan Sumsel hingga akhir tahun masih terpantau cukup. “Justru ada beberapa komoditas yang surplus bahkan disalurkan ke daerah lain. Meskipun terdampak El Nino, namun beberapa wilayah di Sumsel tidak begitu terganggu karena adanya irigasi teknis yang cukup luas dan beberapa wilayah termasuk ke jenis wilayah lebak tengahan dan dalam yang tidak begitu terpengaruh sehingga bisa tetap tanam.”, jelas Ruzuan.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak melakukan panic buying untuk menjaga pasokan terjaga dan harga yang stabil.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru