Prajurit dan PNS Kodam II/SWJ Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2023

Kamis, 1 Juni 2023 - 04:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Hari Lahir Pancasila diperingati setiap 1 Juni. Penetapan hari penting ini tertuang dala
m surat Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila.

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2023 kali ini, segenap Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD se-Garnizun Palembang melaksanakan Upacara yang digelar Kodam II/Swj di Lapangan Apel Makodam II/Swj, Palembang, Kamis (01/06/2023). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) adalah Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Hilman Hadi, S.I.P, M.B.A., M.Han.

Tema yang diusung pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2023 ini adalah, “Gotong Royong Membangun Peradaban dan Pertumbuhan Global”.

Selaku Irup, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi membacakan amanat dari Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

BACA JUGA  Yonif 147/KGJ Laksanakan Latihan Kaderisasi Pelatih Bela Diri Taktis

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa, Peringatan hari lahir Pancasila merupakan momen untuk mengenang, menghormati, sekaligus menghargai perjuangan pendiri bangsa dalam merumuskan dasar negara Indonesia. “Kita sebagai generasi penerus bangsa harus dapat memaknai Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai landasan berperilaku dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Dikatakan juga, sebagai prajurit TNI, harus meyakini bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa yang harus kita jaga sampai titik darah penghabisan. Berkat Pancasila yang memiliki nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong, maka keberagaman yang ada di Nusantara telah dapat dirajut menjadi identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika.

Panglima TNI berpesan kepada seluruh prajurit untuk selalu menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila, fenomena intoleransi dan polarisasi di tengah masyarakat terus mengemuka. Selain itu perbedaan suku, agama, ras, dan golongan juga terus diangkat guna memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

BACA JUGA  Polda Sumsel Gelar Rapat Persiapan Peringatan Nuzulul Qur'an 1446 H

Mengakhiri amanatnya Panglima TNI menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh prajurit, yaitu; Pertama: TNI adalah garda terdepan dan benteng terakhir NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Pegang teguh sumpah dan janji kalian untuk selalu setia kepada NKRI. Jangan terpengaruh dengan upaya memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.
Terlebih saat ini tahapan Pemilihan Umum serentak telah dimulai. “Untuk itu saya perintahkan kalian semua untuk tetap menjaga netralitas TNI”, tegasnya.

Kedua: Jadilah perekat dan pemersatu bangsa dengan upaya nyata di lapangan. Tonjolkan persamaan dan kesampingkan perbedaan dalam kehidupan kita sehari-hari baik dalam kedinasan maupun ketika kita berbaur dengan masyarakat.

Ketiga: Jaga terus sinergitas TNI dengan Polri, Kementerian, serta Lembaga lainnya. “Sadari bahwa kita adalah bagian dari sistem yang saling membutuhkan, sehingga diperlukan semangat untuk bekerjasama, bersinergi dan bergotong-royong dalam upaya memajukan bangsa”, pungkasnya.

BACA JUGA  Koramil 418-08/Sako Gelar Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Teritorial

Hadir dalam Upacara Hari Lahir Pancasila kali ini, antara lain Kasdam II/Swj, Irdam II/Swj, Kapok Sahli Pangdam II/Swj, para Pamen Staf Ahli Pangdam ll/Swj, Asrendam ll/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj, LO TNI AL dan LO TNI AU, dan para Dan/Kabalakdam II/Swj.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru