Sambut Ramadhan 1447 H, Firdaus Hasbullah Instruksikan Kader PGK Sumsel Jadi Pelopor Persatuan dan Kerja Nyata

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamflet ucapan Ramadhan 1447 H dari Ketua PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah 
(Dok/ Firdaus Hasbullah)

Pamflet ucapan Ramadhan 1447 H dari Ketua PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah (Dok/ Firdaus Hasbullah)

PALEMBANG | tintamerah.co -, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Sumatera Selatan merilis pernyataan sikap resmi dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H. Ketua DPW PGK Sumsel, Firdaus Hasbullah, menegaskan bahwa momentum Ramadhan tahun ini harus dijadikan sebagai akselerator konsolidasi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Menyikapi Perbedaan dengan Kedewasaan

Terkait potensi perbedaan awal puasa yang kerap terjadi, Politisi Demokrat ini mengimbau masyarakat, khususnya pemuda di 17 Kabupaten/Kota se-Sumsel, untuk menyikapinya dengan bijak. Menurutnya, perbedaan metode baik rukyat maupun hisab adalah khazanah fiqh yang sah.

“Perbedaan adalah rahmat. Kami meminta seluruh pemuda mengedepankan kedewasaan beragama. Jangan sampai perbedaan teknis menjadi sumber polarisasi. Ramadhan adalah ruang memperkuat ukhuwah, bukan memperuncing perbedaan,” ujar Firdaus saat memberikan keterangan pers kepada tintamerah.co, Selasa (17/2/2025).

BACA JUGA  Geger, Mayat Laki-laki OKI Sumsel Temukan Mengambang di Sungai Musi Palembang

Aktivasi Struktur 17 Kabupaten/Kota

Meski tidak membentuk program tunggal yang kaku karena banyak kader PGK yang juga aktif di organisasi keagamaan lain, PGK Sumsel tetap mengaktifkan struktur daerah secara terdesentralisasi. Firdaus menekankan agar DPD yang sudah dikukuhkan, seperti OKI, Lahat, Ogan Ilir, PALI, Muba, dan OKU Timur, bergerak melakukan aksi nyata.

“Struktur daerah kami instruksikan untuk aktif dalam pembagian sembako, buka bersama masyarakat, hingga santunan anak yatim. Prinsipnya adalah kerja nyata, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat bawah,” tegas Pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD PALI itu.

Solusi Harga Pangan: Dorong Posko Pemantauan Pemuda

Menyikapi fenomena kenaikan harga pangan menjelang Ramadhan, PGK Sumsel memposisikan diri sebagai “Dapur Gagasan”. Firdaus mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mengambil langkah konkret, di antaranya:

  1. Membentuk posko pemantauan harga berbasis relawan pemuda.
  2. Menginisiasi kemitraan langsung antara petani/UMKM pangan dengan konsumen agar harga lebih terjangkau.
  3. Bersinergi dengan Gerakan Pasar Murah Pemprov Sumsel untuk memastikan distribusi tepat sasaran.
BACA JUGA  Basmi Malaria, Satgas Yonif 143/TWEJ Lakukan Fogging di Kampung Yabanda, Papua

“PGK siap membantu validasi data di akar rumput dan mengawal transparansi pasar murah agar benar-benar dinikmati oleh mereka yang membutuhkan,” tambahnya.

Literasi Digital dan Pesan Kebangsaan

Di era digital, PGK Sumsel akan fokus memproduksi konten literasi digital berbasis keagamaan yang moderat. Firdaus mengajak Milenial dan Gen Z untuk produktif menyebarkan narasi persatuan, kemanusiaan, dan nilai moral puasa.

“Ramadhan bukan sekadar konsumsi konten, tapi produksi nilai positif. Kepada organisasi yang menggelar Safari Ramadhan, kami titipkan pesan agar tidak hanya bicara soal pahala, tapi juga selipkan pesan moderasi beragama dan loyalitas terhadap NKRI,” kata Firdaus.

Pesan untuk Kader dan Pemerintah

Menutup pernyataannya, Firdaus Hasbullah memberikan instruksi tegas kepada seluruh kader PGK di Sumatera Selatan agar menjaga integritas organisasi selama bulan suci.

BACA JUGA  Progres TMMD Kodim 0425/Soluma Mencapai 95%

“Bangun citra organisasi melalui kerja nyata, bukan retorika. Pastikan PGK hadir dan bermanfaat. Kami juga mengapresiasi aparat keamanan dan Pemda dalam menjaga stabilitas. Semoga Ramadhan 1447 H ini menjadi momentum refleksi kolektif untuk memperkuat solidaritas sosial di Sumatera Selatan,” tutup Firdaus.

 

Laporan: efran

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru