Sandar di Palembang, KRI Torani-860 Beserta KRI Beladau-643 di Kunjungi PPMI dan Para Siswa Se-Kota Palembang

Rabu, 22 Mei 2024 - 22:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Torani-860 beserta KRI Beladau-643 di kunjungi Putera Puteri Maritim Indonesia (PPMI) dan para siswa se-Kota Palembang yang sedang sandar di Dermaga H Pelabuhan Boom Baru Palembang, Rabu (22/05/2024).

Berbagai upaya dilakukan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) untuk mengenalkan dunia bahari dan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) yang dimiliki, kepada masyarakat. PPMI dan para siswa se-Kota Palembang terlihat antusias untuk mengunjungi Kapal Perang tersebut.

Kunjungan tersebut selanjutnya mendapatkan penjelasan dari Anak Buah Kapal (ABK) KRI Torani-860 dan KRI Beladau-643 yang selanjutnya para pengunjung diajak berkeliling kapal mulai dari haluan kapal sampai dengan Buritan.

BACA JUGA  Harlah IPNU ke 68 Tahun Sekaligus Gelar Rapimwil

Suasana keakraban antara pengunjung dengan prajurit KRI Torani-860 dan KRI Beladau-643 terlihat akrab, di antaranya dengan mengajak para prajurit berfoto dan bertanya tentang kapal maupun kegiatan selama berdinas di kapal perang.

Komando Kepala Departemen Senjata Bahari KRI Torani-860, Lettu Laut (P) Ahmad Faisal menuturkan terima kasih atas antusias PPMI dan para siswa se-Kota Palembang yang telah berkunjung ke KRI Torani-860.

“Terima kasih untuk perwakilan PPMI dan para siswa se-Kota Palembang yang sangat antusias berkunjung ke KRI Torani-860. Kami berharap dengan hadirnya kami kemari menjadi motivasi dan inspirasi untuk bergabung di Angkatan Laut,” Tuturnya.

Lebih lanjut, Kepala Divisi Navigasi Komunikasi KRI Beladau-643, Letda Laut (P) Bernardus Bima Putra Wibisono mengatakan agar para siswa yang telah berkunjung ke KRI-643 dapat menjadikan referensi yang berhubungan dengan ke maritiman.

BACA JUGA  Menjaga "Rumah Bersama": Pesan Tegas dari Jantung Sriwijaya

“Untuk para siswa khususnya yang telah mengunjungi KRI Beladau-643 dapat dijadikan referensi berkarir yang berhubungan dengan ke maritiman. Tidak harus di Angkatan Laut (AL), bisa juga Pelayaran Niaga karena sangat membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM). Karena salah satu pemasukan terbesar kita berasal dari laut,” Katanya.

Sementara itu, kesempatan berkunjung ke kapal perang ini diapresiasi salah satu pelajar SMA IT Harapan Mulia, Nailatul Nisrina. Baginya, ini merupakan kesan pertama melihat langsung kapal perang yang dimiliki TNI AL.

“Kesannya menjadi pengalaman yang bagus, karena pertama kali berkunjung ke kapal perang secara langsung. Semoga kedepannya TNI AL akan semakin maju dan berkembang, Harapnya.

BACA JUGA  Penilaian Verifikasi WTRB Tingkat TNI AD, Danrem 044/Gapo Pimpin Rakor

Turut hadir Paspotmar Lanal Palembang, Mayor Laut (P) Firman Fitriadi, Kaur Spotmar Lanal Palembang, Letda Laut (K) Hendra Saputra, Korwil Binpotmar Nipah Panjang, Peltu Bek Dedy Aryanto, Korwil Binpotmar Sembilang, Peltu Bek M. Ansori, beserta seluruh anggota spotmar Lanal Palembang. Sementara itu yang melakukan Open Ship Putera Puteri Maritim Indonesia (PPMI), Pramuka Saka Dirgantara, SMA IT Harapan Mulia, dan SD IT Zain Al-Muttaqin.

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru