Tegang, Ribuan Mahasiswa di Palembang Minta Pagar Kawat Berduri Dibuka

Kamis, 7 April 2022 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Ribuan massa mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa se Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar aksi demo di Gedung DPRD Sumsel, Kamis (7/4/2022) pukul 14.15.

Kedatangan para mahasiswa dari berbagai universitas ini tampak berbondong-bondong berdatangan dari berbagai penjuru.

Dalam aksi demo tersebut sejumlah menyuarakan sejumlah tuntutan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Aparat kepolisian pun telah bersiaga disejumlah titik lokasi aksi demo yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa di Palembang terlihat telah memasang kawat berduri di beberapa titik di Jalan POM IX Palembang.

Tidak hanya kawat berduri, water canon juga telah disiagakan di titik lokasi guna mengantisipasi bila dalam aksi demo terjadi kerusuhan.

BACA JUGA  Upaya Pengamanan Kabel Bawah Laut Terus Dilakukan, PLN UIP Sumbagsel Audiensi ke Lanal Palembang

Dari pantauan aksi mahasiswa ini diikuti mahasiswa dari berbagai kampus swasta dan negeri di Palembang.

Dalam menjalankan aski demontrasi memajangkan spanduk yang menggambarkan dasar apa mereka melakukan aksi demo.

Orasi yang yang awalnya dilakukan di depan taman simpang DPRD, para masa bergerak dengan beriringan menuju gedung DPRD.Namun saat hendak menuju gedung DPRD, iring-iringan para mahasiswa harus terhenting karenan sejumlah akses menuju gedung DPRD telah ditutup dengan kawat berduri.

Tak ayal para mahasiswa kecewa dengan penutupan akses menuju gedung DPRD tersebut.

Salah satu orator bahkan mengungkapkan kekecewaannya karena akses menuju gedung DPRD.

“Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi yang mewakili rakyat.

Gedung DPRD adalah rumah rakyat kenapa kami harus dihalangi dengan kawat berduru untuk memasuki rumah rakyat,” ujar salah satu orator.

BACA JUGA  Herman Deru Komitmen  Percepat Realisasasi Sertifikasi Tanah Wakaf di Sumsel

Saat ini aksi demo yang diikuti ribuan mahasiswa masih berlangsung sambil mengepung Gedung DPRD Sumsel, para mahasiswa masih terus menyampaikan orasinya.
(YL)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru