Wakapolri dan Irwasum Polri Disambut Marching Band Atidira Wira Bhakti Polda Sumsel

Kamis, 2 Februari 2023 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Kunjungan Kerja Wakapolri Komjen pol Prof. Dr. Gatot Edy Pramono, MSi dan Irwasum Polri Komjen Pol Drs. Agung Budi Maryoto, MSi ke Polda Sumsel disambut dengan kemeriahan Marching Band Atidira Wira Bhakti Polda Sumsel. Peragaan marching band ini adalah tradisi yang selalu ditampilkan ketika menyambut kehadiran Pimpinan Polri ke Sumatera Selatan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebanggaan menjadi bagian keluarga besar Polda Sumsel.

Penampilan Marching band Atidira Wira Bhakti dibawah binaan langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen pol A. Rachmad Wibowo, SIK dan dalam pelaksanaan nya Karo SDM Polda Sumsel menjadi garda depan untuk penampilan Marching Band kebanggan Polda Sumsel ini.

Saat dimintai keterangannya oleh wartawan usai penampilan nya dihadapan Wakapolri Kamis 2/2/2023
“Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad hariwibowo SIK MSI melalui Kabag Binkar Ro SDM Polda Sumsel AKBP Ariefaldi Warganegara SIK Marching Band Athidira Wirabhakti Polda Sumatera Selatan pernah tampil memukau dalam peringatan Hari Bhayangkara ke 76 yang di Halaman Griya Agung Palembang,tahun 2022 ujarnya

BACA JUGA  DPD Partai Golkar Sumsel Dukung Penuh Keputusan Ketua Umum Dukungan Prabowo pada Pilpres Mendatang

Bahkan gerakan Kayang yang berulang ulang dilakukan Stikmaster Marching Band tersebut ramai ditonton sehingga banyak tamu yang mengabadikan moment tersebut atau berswafoto menggunakan gadget.
“Marching Band ini dibentuk saat kepimpinan Kapolda Irjen Pol Eko Indra Heri akhir tahun 2020, dengan tujuan menumbuhkan kebersamaan dan kekompokan serta kedisplinan khususnya anggota Polda Sumsel yang baru lulus dari pendidikan,” ungkap Pembina Marching Band Athidira Wirabhakti, AKBP Ariefaldi Warganegara kepada wartawan Kamis (2/2/23).

Ariefaldi menyebut Marching Athidira Wirabhakti saat ini merupakan angkatan yang baru meneruskan angkatan sebelumnya dengan jumlah 130 personil Lulusan Bintara SPN Betung. Proses pembentukan setiap generasi membutuhkan waktu dua bulan setelah setiap personil ditunjuk untuk siap menjadi anggota Marching Band.

BACA JUGA  Laporan Perekonomian Provinsi Sumsel dan Kesiapan Pemenuhan Kebutuhan Uang Tunai pada Periode Ramadan / Idul fitri 1443 H

“Tahun yang lulus pendidikan di SPN berikutnya akan di bentuk untuk menggantikan angkatan sebelumnya,

“Ariefaldi menceritakan setiap bagian Marching Band diantaranya, Stikmaster, Penabuh Drum, Field Commader, Perkusi, Terompet dan Saxophone.
“Semua bagian memiliki karakter masing masing, seperti penabuh drum kita pilih anggota berpostur tubuh yang tinggi dan berbadan tegap,” jelasnya.
Tidak hanya lagu kenegaraan, Marching Band yang sempat terbatas untuk tampil akibat Pandemi Covid 19 kini juga mampu mempertunjukan lagu kekinian.
“Saat ini kita sudah menguasai 20 lagu kekinian, waktu belajar hanya satu hingga dua minggu. Bahkan kita memanggil pelatih dari luar dan juga didampingi dari lulusan Akpol,” ungkapnya.
Pria berpangkat melati 2 ini juga menyampaikan penampilan Marching Band ini dalam Peringatan HUT Bhayangkara ke 76 di Griya Agung mendapat sorotan khusus dari Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan jajaran Forkopimda Sumsel dan seiring dengan waktu marching band Athira Wira Bhakti semakin dikenal oleh masyarakat dan beberapa kali kita diundang instansi pemerintah Pemprov Sumsel dan Pemkot palembang dan kami bangga potensi pada personel Polda Sumsel tutupnya.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru