Ratusan Siswa Madrasah se-Sumsel Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Provinsi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | tintamerah.co.id -, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Taufiq mewakili Kakanwil membuka secara resmi membuka pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Sumsel di Aula MAN 3 Palembang, Kamis (02/10/2025) pagi. Kegiatan ini diikuti 561 siswa dan siswi dari madrasah negeri dan swasta se-Sumatera Selatan.

Taufiq menilai, OMI merupakan simbol nyata bahwa madrasah tidak hanya menekankan aspek religius dan spiritual, namun juga berperan pening melahirkan generasi cerdas, berdaya saing, dan berkarakter. Menurutnya, kegiatan ini dapat menjadi sarana mengembangkan potensi siswa madrasah agar mampu berprestasi dan menjadi duta Sumsel di tingkat nasional, bahkan internasional.

“OMI 2025 mengangkat tema ‘Islam dan Teknologi Digital, Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global’. Tema ini mencerminkan harapan agar seluruh potensi siswa dapat diolah menjadi inovasi yang menghasilkan prestasi gemilang,” ujar Taufiq.

BACA JUGA  Ketua DPRD Sumsel Terima Tuntutan Aliansi Kader Mahasiswa Muhammadiyah bersama BEM Nusantara Sumsel

Dia menyampaikan, penyelenggaraan ini juga menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam berkompetisi, sehingga madrasah dapat semakin dikenal di kancah global. “Salah satu ciri khas OMI 2025 adalah integrasi nilai-nilai keislaman dalam bidang sains dan riset. Hal ini mengajarkan siswa untuk melihat ilmu pengetahuan sebagai bagian dari ibadah dan pengembangan diri sesuai ajaran Islam,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumsel H. Ishak menambahkan, pendekatan ini diharapkan menumbuhkan kecintaan siswa madrasah terhadap ilmu serta semangat eksplorasi yang berkelanjutan di kalangan peserta. Selain itu, budaya lokal turut diintegrasikan dalam kompetisi sebagai bentuk pelestarian kearifan lokal sekaligus memperkaya perspektif ilmiah siswa.

“Pendekatan ini sekaligus memperkuat jati diri bangsa melalui pembelajaran yang tidak terlepas dari akar budaya dan nilai-nilai luhur yang dimiliki masyarakat Indonesia. OMI bukan sekadar ajang perlombaan, tapi juga upaya kolaboratif untuk mengasah kemampuan siswa dalam sains dan teknologi,” ujarnya.

BACA JUGA  MaxOne Hotel Palembang ‘Keno’ Demo, Diduga Berdiri di Lahan Warisan

“Kompetisi ini menjadi landasan penting mempersiapkan generasi muda menghadapi era globalisasi dan kemajuan zaman yang sangat cepat. Kami mengimbau seluruh peserta agar memanfaatkan OMI sebagai ruang belajar, ruang silaturahmi, sekaligus sarana penguatan motivasi,” tuntasnya.

Sebagai Informasi, OMI Tingkat Provinsi Sumsel digelar dua hari pada 2-3 Oktober 2025 dan dilaksanakan di dua lokasi berbeda yaitu di MAN 3 Palembang dan MTsN 2 Palembang. Kompetisi ini diikuti 561 peserta yang terdiri dari siswa madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiah (MTs) dan madrasah aliah (MA) Negeri dan Swasta se Sumatera Selatan.

Adapun kategori lomba untuk MI adalah Matematika Terintegrasi dan Sains IPA Terintegrasi, untuk MTs adalah Matematika Terintegrasi, IPA Terpadu Terintegrasi, dan IPS Terpadu Terintegrasi. Sedangkan untuk tingkat MA, kategori lomba adalah Matematika Terintegrasi, Biologi Terintegrasi, Fisika Terintegrasi, Kimia Terintegrasi, Ekonomi Terintegrasi, dan Geografi Terintegrasi.

BACA JUGA  Jalin Kekeluargaan, Satgas Yonif 143/TWEJ Sambangi Warga yang Berduka

 

Laporan: yulie | Editor: ej@

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru