Habib Abdulrrahman Perkirakan Puluhan Ribu Masyarakat akan Menghadiri Puncak Ziarah Kubro

Jumat, 1 Maret 2024 - 08:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Ketua Pelaksana Ziarah Kubro Palembang Habib Abdulrrahman memperkirakan jumlah masyarakat yang datang pada kegiatan ini mencapai 30.000 orang.

“Setiap hari jumlah bertambah terutama pada hari Ahad (Minggu), diperkirakan 30.000 peserta yang datang untuk mengikuti ziarah kubro,” ujar Ketua Pelaksana Ziarah Kubro Habib Abdulrrahman bin Hasan Alhabsy, di Palembang, Kamis (29/02/2024).

Dia mengatakan peserta ziarah itu tidak hanya dari Indonesia saja tetapi juga dari mancanegara.”Peserta tidak hanya dari kota Palembang dan pulau Jawa, tetapi juga dari Yaman dan Arab Saudi. Kalau dari pulau jawa mereka sudah memberikan konfirmasi untuk datang,” katanya.

Lebih lanjut Habib Abdulrrahman menjelaskan tradisi masyarakat Palembang itu selalu dilakukan pada akhir bulan Syaban atau menjelang bulan puasa.”Kegiatan ini bertujuan untuk mengingat bahwa bagaimana para ulama dan kesultanan Palembang bersatu padu berjuang dalam menegakkan syariat nabi Muhammad,” jelasnya.

BACA JUGA  OJK Dorong Skema Baru Pembiayaan Kelapa Sawit di Sumatera Selatan

Menurutnya, antusiasme masyarakat yang mengikuti ziarah kubro ini di setiap tahun sangat tinggi dan terus meningkat jumlahnya.

“Alhamdulilah, kami mendapat dukungan dari Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi, TNI/Polri, dan support dari Pemerintah ini sangatlah luar biasa,” ucapnya.

Habib Abdulrrahman menjelaskan, adapun rangkaian acara tahun ini diawali dari hari Jum’at Pagi, 1 Maret 2024 dengan berziarah di Gubah Al-Habib Ahmad bin Syech Shahab di Jalan Dr. M. Isa Lr. Gubah 8 Ilir, sedangkan di sore harinya diadakan Haul Al-Habib Ahmad bin Abdullah Al Habsyi, di Pondok Pesantren Ar-Riyadh 13 Ulu.

Keesokan harinya, Sabtu Pagi, 2 Maret 2024, berziarah ke pemakaman Auliya dan Habaib Telaga Sewidak di Jalan K.H.A. Azhari 14 Ulu serta Pemakaman Babus Salam As-Seggaf di Jalan DI Panjaitan 16 Ulu, sedangkan Sabtu Malam dilaksanakan Haul Al-Imam Abdurrahman As-Seggaf di Kampung Sejarah Al-Munawwar 13 Ulu.

BACA JUGA  Tinjau Sejumlah TPS, Danlanal Palembang: Antusias Masyarakat Sangat Tinggi

Adapun Puncak Acara Ziarah Kubra dilaksanakan pada hari Ahad Pagi, 3 Maret 2024. Diawali dengan Haul Al-Habib Abdullah bin Idrus Shahab dan Al-Habib Abdurrahman bin Ahmad Al-Bin Hamid di Perkampungan Sejarah Sungai Bayas Pasar Kuto 8 Ilir sebagai titik kumpul jemaah peziarah. Dilanjutkan pukul 08.30 WIB dengan melakukan kirab / long march dari tempat tersebut menuju ke Pemakaman Al-Habib Pangeran Syarif Ali Syeikh Abubakar di Jl. Slamet Riady Lr. Manggar 5 Ilir, dan ke Pemakaman Kesultanan Palembang Darussalam di Kawah Tengkurep 3 Ilir. Terakhir, berziarah di Pemakaman Auliya’ dan Habaib Kambang Koci yang terletak di Terminal Peti Kemas Boom Baru 5 Ilir Palembang sebagai puncak acara dan penutup rangkaian Ziarah Kubra.

Habib Abdulrrahman mengungkapkan, Kirab / long march peziarah disemarakkan dengan tetabuhan rebana, hajir marawis serta pembacaan shalawat dan qasidah, juga dengan membawa umbul-umbul yang bertuliskan kalimat tauhid, asmaul husna, asmaun nabi dan panji tawassul.

BACA JUGA  Modus Melakukan Pengeroyokan, Motor Dilarikan Kawanan Begal, Satu Tersangka Didor

“Umumnya di setiap lokasi acara, dibacakan Surah Yasin, Tahlil, Dzikir yang pahalanya dihadiahkan kepada para ulama dan wali Allah yang diziarahi. Dan khusus pada acara puncak, diadakan juga pembacaan Maulid serta ceramah agama yang disampaikan oleh para ulama yang datang dari luar kota dan luar negeri. Setelahnya, acarapun ditutup dengan jamuan santap siang bersama dengan menu khas nasi kebuli berlauk daging kambing,” tuturnya.

Selesai acara tersebut, sambung dia, di sore harinya, khusus para tamu dari luar kota dan luar negeri diajak berwisata bahari dengan menumpangi kapal pesiar KM. Putri KembangDadar, sekaligus singgah dan berziarah di makam wali Allah di Pulau Kemaro dan Makam Kyai Muara Ogan Kertapati.

“Kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi dalam menyukseskan agenda wisata bahari yang dicanangkan oleh pihak pemerintah,” tandasnya.*

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru