Herman Deru : Ketua Kadin Terpilih Harus Mampu Jawab Tantangan di Era Digitalisasi 

Kamis, 10 Maret 2022 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id – Gubernur Sumsel H. Herman Deru menghadiri pembukaan  Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumsel, di Hotel Aryaduta, Kamis (10/3). Kepada Ketua Kadin terpilih, Herman Deru berharap dapat menjawab semua tantangan di era digitalisasi.

Herman Deru mengatakan, berbicara soal transformasi digital semua elemen tak terkecuali Kadin juga harus tanggap dan ikut arus agar tak tergilas. Untuk itulah Ia meminta Kadin mengambil peran menyiapkan SDM yang mumpuni.

“Disini peran Kadin kita harap dapat mengedukasi masyarakat agar mereka mahir menjalankan usaha dengan digitalisasi dan tidak mudah terjerumus oleh kehadiran jenis  teknologi keuangan (fintech) yang dapat merugikan,” jelas Herman Deru.

Selain itu menurutnya, Ketua Kadin yang baru harus dapat melakukan pembinaan pelaku usaha dengan lebih maksimal tak terbatas pada trading atau pemasarannya saja.

“Sejauh ini fokusnya lebih ke pemasaran, kalau begini produksinya bagaimana? Kalau pemasarannya digital tapi produksinya belum kan gak imbang. Nah Ketua Kadin yang baru nanti Saya harap bisa menjawab tantangan-tantangan itu,” jelasnya.

BACA JUGA  Korem 043/Gatam Bersama Forkopimda Bersinergi Percepatan Pembangunan Provinsi Lampung

Untuk menyeimbangkan kemampuan pemasaran dan produksi secara digital, Herman Deru berharap Kadin kedepan dapat mengadakan pelatihan bagi para pelaku UMKM.

“Kenapa UMKM, karena mereka paling kokoh selama pandemi. Berdasarkan data di perbankan itu NPL UMKM paling kecil. Makanya UMKM ini harus terus kita trigger lebih luas,” tambahnya.

Menurut Herman Deru untuk melakukan hal ini tak cukup hanya mengandalkan tangan pemerintah. Karena itu sebagai holding semua pengusaha, usahawan dan organisasi dibidang usaha Kadin harus bersinergi dengan Pemerintah.

“Kedepan kita harus betul-betul siap hadapi perubahan energi baru dan terbarukan. Meski sekarang kita ada pada zona nyaman tak boleh lengah orang akan libas kita dengan cepat kalau kita tidak siap,” imbuhnya.

Lebih jauh Herman Deru juga mengatakan bahwa Ketua Kadin Sumsel tak perlu neko-neko. Cukup fokus mengembangkan potensi yang ada dan berlimpah di Sumsel seperti di bidang pangan. Mengingat kemandirian pangan tak kalah penting dibandingkan ketahanan lain seperti ketahanan keamanan dan ketahanan ekonomi.

BACA JUGA  Peringati HPN, Sekda Kota Pagar Alam Pimpin Upacara

Melalui musprov ini diharapkan peran pengusaha dapat lebih maksimal dalam memberdayakan masyarakat secara formal mauoun informal. langsung maupun tidak langsung, harapan ini penting diwujudkan mengingat lesunya ekonomi sejak pandemi ditambah keterbatasan fiskal yang membuat masyarakat tidak lagi bergantung dengan APBD dan bantuan keuangan lain.

Sementara itu Ketua Umum Kadin  Indonesia M. Arsjad Rasjid PM mengatakan, saat ini semua tengah menghadapi dua peperangan. Selain peperangan terhadap Pandemi Covid 19 juga perang ekonomi.

Dalam menghadapi perang ekonomi ini, Kadin sebagai rumahnya pengusaha dan tempat menggeliatkan ekonomi dituntut dapat menciptakan lapangan kerja. Sebab dengan lapangan kerja yang banyak akan berdampak pada pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan.

Saat ini menurutnya perang ekonomi sudah terjadi karena pandemi semua negara susah dan berebut mencapai pertumbuhan ekonomi yang baik.

Lebih jauh Ketum Kadin mengatakan walau sempat terkontraksi pada 2020 namun pada 2021 pertumbuhan ekonomi Nasional sudah mendekati 4% demikian juga peningkatan perekonomian di Sumsel menunjukkan tren positif.

BACA JUGA  IKAPPI Sumsel Peduli Pasar Cinde Palembang, Mengajak Anak-anak Pasar Trauma Healing Session Bersama

“Tapi kita tak boleh bersenang-senang dan lengah karena karena perang dagang China dan Amerika sudah terjadi dan ini akan  berdampak pada perekonomian dunia,” jelasnya.

Contoh kecilnya ia memprediksi harga gandum akan naik akibat perang di Rusia dan Ukraina. Belum lagi perubahan lain  termasuk kebutuhan energi.

“Kalau harga energi tinggi apapun barang akan ikut naik. Alhamdulillah Sumsel punya banyak batubara. Kalau harga batubara terjaga agar suplai energi kit juga bisa dijaga. ini tantangan buat kita bersama,” jelasnya.

Iapun  berharap pemerintah daerah dapat memberikan insentif berupa kemudahan bagi swasta dan kalangan usaha agar generasi muda bergerak maju. Sehingga lahir ide dan terobosan out of the box yang membawa Sumsel menjadi daerah yang meningkat kesejahteraannya dan meningkat  Indeks Pembangunan Manusianya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, Pjs Ketua Kadin Sumsel Affandi Udjie, sejumlah Forkopimda dan Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel.
(***)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru