Mawardi Yahya Harapkan  Pekan dan Sriwijaya Travel Fair 2022 Jadi Ajang Promosi Kekayaan Seni Budaya Sumsel

Jumat, 5 Agustus 2022 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintameray.co.id – Pekan Adat dan Sriwijaya Travel Fair 2022 yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel  diyakini akan memberikan dampak positif  sebagai literasi bagi  masyarakat  terkait dengan kekayaan budaya dan seni yang dimiliki 17 Kabupaten/kota yang ada di Sumsel.

“Bukan hanya mengenalkan seni dan budaya kepada  masyarakat saja tapi juga penting bagi para peserta yang hadir untuk saling mengenal budaya  dari  masing-masing daerah lainnya,” kata  Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Ir H Mawardi Yahya saat membuka  Pekan Adat Sumatera Selatan 2022 dan Sriwijaya Travel Fair 2022  yang dipusatkan di Main Atrium PTC Mall Palembang, Jumat (5/8) pagi.

Mawardi Yahya menyebut kebudayaan dan adat ini bukan hanya dibanggakan dan di lestarikan tapi juga budaya juga  mengajarkan kepribadian yang baik bagi setiap   orang seperti beradaptasi, kebersamaan dan bersilaturhami.

BACA JUGA  Jelang Pelantikan PP Pusat IWO, PD IWO OI Turut dan PW IWO Sumsel Berangkat ke Jakarta

“Tidak ada satu budaya pun yang mengajarkan yang tidak baik, artinya kita  harus bangga dengan budaya kita  miliki karena  mengajarkan cara bersilaturahmi dan kebersamaan,” imbuhnya.

Menurut  Wagub Mawardi, dengan keberagaman budaya, adat dan seni  ini jugalah yang menjadi pemersatu  masyarakat sehingga label Sumsel  zero konflik dapat dipertahankan hingga saat ini.

“Keberagaman budaya di Sumsel ini membuat kita bersatu karena kita yakin adat istiadat mengajarkan yang baik,” terangnya.

Dia berharap melalui kegiatan  tersebut  juga  memberikan banyak peluang  dalam  meningkatkan  ekonomi masyarakat   terutama sebagai ajang  promosikan adat  budaya Sumsel kepada masyarakat secara luas.

Pada kesempaten ini, Wagub juga mengajak masyarakat untuk menyaksikan perahu hias dan lomba bidar yang merupakan ciri khas Palembang dalam menyambut hari kemerdekaan RI ke 77 Tahun 2022.

BACA JUGA  Kompol Beni SH MH Sebagai Narasumber Talk Show di Radio Orban 90.00 FM Palembang

“Tidak lama lagi tanggal 20 sampai 21 Agustus 2022 ada perahu hias dan lomba bidar, mari kita saksikan karena itu bagian adat istiadat kita,” pungkasnya.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Hj Megawaty mengatakan kegiatan ini sudah digelar   untuk ketiga kalinya dan telah menjadi agenda   tahunan.

“Setiap gelaran  kita bangun   ciri khas tersendiri.  Dengan harapan kita mempu menyedot pengunjung yang banyak sehingga pesan kita untuk mengenalkan  budaya adat istiadat di Sumsel kepada masyarakat akan lebih menarik,” ungkapnya.

Megawaty menyebut Pekan adat Sumsel dan Sriwijaya Travel Fair ini berlangsung selama dua hari dimulai dari tanggal 5-  7 Agustus 2022, menampilkan busana adat dari 17 Kabupaten/kota serta berbagai Provinsi yang ada di Indonesia.

BACA JUGA  Ditreskrimum dan Bid Propam Polda Sumsel Masih Mengejar Oknum Penganiayaan

“Selain itu juga disuguhkan  potensi wisata  17 Kabupaten/kota melalui  stand pameran,” tandasnya.
(***)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru