Habib Usman Alkaf: Ajak Untuk Tetap Jaga Ketertiban Pada Prosesi Kegiatan Ziarah Kubro

Minggu, 12 Maret 2023 - 03:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang | Tintamerah.co.id –Ziarah masih menjadi kegiatan penting bagi masyarakat, terutama masyarakat Muslim. Bahkan, ziarah telah menjadi tradisi bagi masyarakat Muslim saat menjelang bulan Ramadan.

Masyarakat Muslim di Palembang memiliki tradisi ziarah menjelang bulan Ramadan yang disebut dengan ziarah kubra. Ziarah ini dilakukan setiap akhir bulan Syakban atau menjelang bulan puasa oleh masyarakat Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Tradisi ini muncul karena adanya komunitas Arab yang tinggal dan menetap di Kota Palembang. Tradisi ini dilakukan dengan mengunjungi makam.

Mengutip dari Kanal Youtube Riza Fahlevi : Ungkap Rangkain Ziarah Kubro Bersama Al Habib Usman Alkaff (Ulama Palembang Darussalam). Tradisi ini diikuti ribuan peserta yang semuanya laki-laki. Peserta ziarah ini tak hanya berasal dari masyarakat dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Al Habib Usman Alkaff menjelaskan, Ziarah Kubro adalah ajaran leluhur dari keluarga, sebelum memasuki bulan suci Ramadhan melakukan ziarah, tidak hanya pada saat menjelang bulan suci Ramadhan.

BACA JUGA  Lepas Jalan Sehat HUT Sumsel, Herman Deru : Ini Wujud Syukur Kita Tetap Tangguh Hadapi Pandemi

“Sebenarnya berziarah adalah sudah menjadi tradisi leluhur secara turun temurun ke makam keluarga, teruma berziarah kepada orang-orang yang dikasihi Allah S.W.T. Ziarah Kubro ini sendiri dilaksanakan selama tiga hari 10-12 Maret 2023,” kata Al Habib Usman Alkaff, Sabtu (11/03/23).

“Rangkaian kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama tiga hari di tempat dan waktu yang berbeda-beda, dimulai Hari pertama Ziarah Kubro Palembang pada Jumat (10/3). Tempat ziarah yang dikunjungi adalah pemakaman Al Habib Ahmad Bin Syech Shahab. Waktunya pagi pukul 06.30-09.30 WIB. Peziarah akan mulai berkumpul dan start mulai Masjid Darul Muttaqien, sampai makam Al Habib Aqil Bin Yahya – Pemakaman Al Habib Ahmad bin Syeckh Shahab , 8 Ilir Palembang. Kemudian dilanjutkan, Rauhan dan Haul Al Habib Ahmad Abdullah Al Habsyi. Waktunya, ba’da Ashar pukul 16.30 – 19.30 WIB di Pondok Pesantren (Ponpes) Arriyadh, Jl KHA Azhari 13 Ulu. Selanjutnya Ba’da Isyak pukul 20.00 WIB sampai selesai, ziarah ke pemakaman Aulia dan Habaib Telaga Swidak, Tempat pemakaman Telaga Swidak 14 Ulu, Palembang,”imbuhnya.

BACA JUGA  Pemprov Sumsel Tingkatkan Capaian Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah  

“Hari Kedua Ziarah Kubro Palembang, Sabtu (11/3) Pembacaan Kitab Burdah di kediaman Habib Ahmad Bin Hasan Al Habsyi, Kampung Alhabsyi Lorong BBC 12 Ulu pukul 08.30 WIB sampai selesai. Dilanjutkan ziarah ke pemakaman Babussalam As-Seggaf dan Haul Habib Abdurrahman bin Alwi As-Seggaf pukul 08.30 WIB sampai selesai di pemakaman Babussalam As Seggaf dan Habaib Assegaf 16 Ulu, Palembang.

“Pada hari ketiga Ziarah Kubro Palembang Minggu (12/3) Agenda Ziarah Kubro Palembang diawali dengan haul Habib Abdullah bin Idrus Shahab dan Habib Abdurrahman Al Bin Hamid pukul 06.30 sampai 08.30 WIB di Kampung Sei Bayas 8 Ilir.

Dilanjutkan Ziarah Kubro Ulama dan Aulia Palembang Darussalam pukul 08.15 sampai selesai, di pemakaman Habib Pangeran Ali BSA, Kawah Tengkurep dan Kambang Koci 3 dan 5 Ilir. Dan mengakhir ziarah adalah Wisata Bahari, mulai BKB- Makam Kyai Muara Ogan, waktu Habis Ashar pukul 16.00 WIB sampai selesai,” terang Al Habib Usman Alkaff yang juga popular dikalangan masyarakat Palembang dengan sapaan Ustadz BG.

BACA JUGA  ICMI Sumsel Gelar Muswil ke-VIII

Untuk menjaga ketertiban dan keamanan pelaksanaan kegiatan Ziarah Kubro ini juga diungkap Ustadz BG juga menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak keamanan baik TNI dan Polri.

“Kami mengucapkan terimakasih atas sinergi dan Kerjasama yang terbina bersama aparatur penegak hukum baik TNI dan Polri sehingga pelaksanaan Ziarah Kubro dapat terlaksana dengan lancar berjalan sesuai agenda yang ditentukan,” tutup Al Habib Usman Alkaff. (DNL)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan
“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI
Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total
Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI
Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi
Sengit Di Agam Pisan: Kupas Tuntas Tanya Jawab Sonny Ternando Dan Dhabi K Gumarya Bongkar Cacat Hukum Pergub 40/2017
Praktisi Hukum Sumsel Dhabi K Gumarya Tegaskan Pemangku Kebijakan dan Pertamina Wajib Tunduk Mutlak pada UU Nomor 2 Tahun 2012
Napak Tilas Kejayaan Migas PALI: Efran Tegas Dukung Survei Seismik BGP, Tapi Perang Total Cabut Pergub Usang!

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:55 WIB

Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah Nyatakan Perang Total Desak Pencabutan Mutlak Pergub Nomor 40 Tahun 2017 Demi Keadilan Bumi Serepat Serasan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:22 WIB

“Pak De” Soemarjono Desak Pencabutan Pergub 40 Tahun 2017 Wajib Akomodasi PP Terbaru Demi Kepastian Hukum Pemkab dan Keadilan Rakyat PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:01 WIB

Tegas dan Tanpa Kompromi! Firdaus Hasbullah Ungkap Pergub 40/2017 Tidak Punya Dasar Hukum, RSA PALI Siapkan Perlawanan Total

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:46 WIB

Bedah Regulasi Pergub 40/2017: Dhabi K Gumarya Luruskan Pemahaman Hukum dan “Transfer Knowledge” Soal Diskresi ke Aktivis PALI

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:01 WIB

Dhabi K Gumarya ke ‘Bos’ PGK PALI: Pergub 40/2017 Tidak Punya Cantelan Hukum dan Wajib Dicabut, Bukan Direvisi

Berita Terbaru