Dana Korban Scam Rp541 Juta Kembali, OJK Resmikan Gerakan Sumsel Anti Scam

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan secara resmi mencanangkan Gerakan Sumsel Anti Scam sekaligus mensosialisasikan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di Kantor OJK Sumsel, Rabu (4/3/2026).
(Dok/Humas OJK Sumsel)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan secara resmi mencanangkan Gerakan Sumsel Anti Scam sekaligus mensosialisasikan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di Kantor OJK Sumsel, Rabu (4/3/2026). (Dok/Humas OJK Sumsel)

PALEMBANG | tintaemerah.co -, Kabar baik bagi perlindungan konsumen keuangan di Sumatera Selatan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan secara resmi mencanangkan Gerakan Sumsel Anti Scam sekaligus mensosialisasikan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di Kantor OJK Sumsel, Rabu (4/3/2026).

Langkah strategis ini diperkuat dengan bukti nyata keberhasilan pemulihan dana nasabah yang menjadi korban penipuan digital (scam).

Keberhasilan Nyata: Rp541 Juta Kembali ke Tangan Korban

Salah satu sorotan utama dalam acara tersebut adalah pengumuman success story pemulihan dana milik seorang nasabah bank di Kabupaten Lahat. Melalui mekanisme koordinasi IASC, dana sebesar Rp541.991.007 yang sempat raib akibat penipuan berhasil ditarik kembali dan dikembalikan kepada korban.

BACA JUGA  Kantor Hukum Desri Nago dan Rekan Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Siswa-siswi SMAN 10 Palembang

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menegaskan bahwa kasus ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antarlembaga bukan sekadar wacana.

“Keberhasilan pemulihan dana ini menunjukkan bahwa respons cepat dan kolaborasi antara OJK, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), dan aparat penegak hukum dapat memberikan perlindungan nyata kepada masyarakat,” ujar Arifin dalam keterangan pers yang diterima tintamerah.co, Kamis (5/3/2026).

Apa Itu Gerakan Sumsel Anti Scam & IASC?

Gerakan ini bertujuan untuk memperkuat tiga pilar utama dalam menghadapi kejahatan keuangan digital:

  1. Pencegahan: Melalui edukasi masif mengenai modus penipuan terbaru.
  2. Percepatan Penanganan: Memangkas birokrasi pelaporan agar dana bisa segera dibekukan.
  3. Kewaspadaan Masyarakat: Mendorong masyarakat untuk lebih jeli sebelum melakukan transaksi.
BACA JUGA  Ditreskrimsus Polda Sumsel Berhasil Amankan Sindikat Penipuan Online

Deputi Komisioner Pengawas Perilaku PUJK dan Pelindungan Konsumen OJK, Rizal Ramadhani, menjelaskan bahwa IASC hadir sebagai jawaban atas modus scam yang semakin kompleks. IASC menjadi pusat koordinasi nasional yang mengintegrasikan sistem antara regulator, bank, dan kepolisian.

Sinergi Lintas Sektor

Acara ini juga menandai peresmian Layanan Pelaporan Scam Sumatera Selatan yang didukung oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, H. Fauzi Amro. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti perwakilan Bank Indonesia dan Kapolda Sumsel (diwakili Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Sonny Mahar Budi) menunjukkan komitmen penuh dari seluruh pemangku kepentingan.

Pesan Penting: Lapor Cepat Sebelum Dana Melayang

OJK menekankan bahwa dalam kasus penipuan digital, waktu adalah kunci. Semakin lama korban menunda laporan, semakin besar kemungkinan uang tersebut dipindahkan ke banyak rekening (disebar) oleh pelaku, sehingga sulit ditelusuri.

BACA JUGA  Ketua Umum Pengprov TI Sumsel Tutup Kejuaraan Mok's Taekwondo Championship 4 Pangdam II/Sriwijaya 2023

Cara Melapor: Bagi masyarakat yang merasa terkena indikasi penipuan atau scam, segera lapor melalui kanal resmi:

Tentang OJK Sumsel:

OJK Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen menciptakan ekosistem keuangan yang aman dan terpercaya melalui fungsi pengawasan dan perlindungan konsumen yang responsif terhadap perkembangan teknologi.

 

Editor: Efran

Berita Terkait

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”
Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!
MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!
Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI
Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring
Nyata Berhasil! Mitigasi Karhutla Sumsel Turun Drastis, Sinergi TNI-Polri dan Lintas Sektor Patut Diapresiasi
Sinergi Era Digital: Korem 044/Gapo Gembleng Prajurit Jadi ‘Arsitek’ Informasi Kreatif dan Humanis
Terobosan Pembiayaan, Herman Deru Siapkan Sumsel Jadi Pelopor ‘Obligasi Daerah’ Nasional

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:09 WIB

DIISUKAN TERJARING OTT KEJATI SUMSEL, KEPALA BAPENDA PALI ANGKAT BICARA: “ITU HOAX, SAYA DI PALEMBANG!”

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:29 WIB

Gubernur Herman Deru Dobrak Kebangkitan Padel Sumsel: Ende Vol. 1 Bukan Sekadar Kompetisi, Tapi Ruang Jiwa Sehat dan Silaturahmi Tangguh!

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:17 WIB

MENANTANG ARUS TRANSPARANSI: Efran Terima Mandat FKS PALI, Ketum Suparman Romans Tegaskan Komite Bukan ‘Stempel’ Pungutan Liar!

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:24 WIB

Bawa Misi Transparansi, Jurnalis Bumi Serepat Serasan Efran Resmi Terima Mandat Bentuk FKS Kabupaten PALI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:06 WIB

Wujudkan SDM Polri Unggul, Polda Sumsel Gelar Seleksi Ketat Fisik Taruna Akpol 2026 di Jakabaring

Berita Terbaru