Palembang | Tintamerah.co.id – Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel H Mawardi Yahya bersama para Komisaris menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Perseroan Daerah (Perseroda) tahun buku 2021 bertempat diruang rapat Karang Anyar Swarna Dwipa Hotel Palembang, Rabu (6/4/2022).
Turut hadir didalam RUPS itu selain dari Pemprov Sumsel juga dihadiri oleh dari jajaran Komisaris yakni Komisaris Utama PT Jamkrida H Afrian Joni, S.E.,M.M.,CRGP, Komisaris Independen PT Jamkrida H Ismunandar, S.E.,CRGP, Komisaris H Dr Periansyah, S.E.,M.M.,CRGP, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM), Umum, dan IT Hj Lili Kartika, S.E.,M.M.,CRGP, Direktur Penjaminan PT Jamkrida H Irwansyah, S.E.,CRGP, Direktur Operasional H Syahrul Yahya, S.E.,S.H.,M.H.,M.Si.,CRGP, dan sebagainya.
Dikatakan Komisaris Utama PT Jamkrida H Afrian Joni didampingi Direktur PT Jamkrida Syahrul Yahya, sudah laba bersih ditahun 2021 yakni 7 koma sekian Miliyar, dan Deviden 50 persen yakni 3,6 Miliyar, dan itu ada cadangan, serta diputuskan sebesar 1,8 Miliyar. Kenapa tadi terjadi RUPS Luar Biasa (LB), karena ada kekosongan daripada kepengurusan, ada Pelaksana Tugas (PLT) Direktur.
“Dan diharapkan ditahun ini kita ada Direktur Utama PT Jamkrida (Perseroda) Sumsel, dan saya tidak tahu untuk calonnya,” ujarnya.
Kemudian, kenapa saya tidak tahu karena saya tidak mengikuti rapat didalam. Sebenarnya produk-produk jenis produk sekuriti born, serta kita konsentrasi disana.
Karena dana infrastruktur itu banyak, jadi kami harapkan kawan-kawan di Jamkrida akan mendapatkan PJP nya dari sekuriti born, disamping kredit-kredit konsumtif yang ada selama ini.
“Kita orang menjaminkan kredit yang perusahaan pinjam ke perbankan itu yang dilakukan oleh Jamkrida,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, harapan kepada calon Direktur Utama yang baru nanti, harus mencari inovasi, marketing, dan kreatif. Ada strategi kita akan membuatku suatu kantor perpanjangan tanga kita yakni Sekayu, Lubuk Linggau, dan sekarang ini Baturaja.
Target kita yakni 20 Miliyar seperti yang disampaikan oleh Wagub Sumsel itu bukan Deviden, tapi Deviden itu 50 persen dari laba bersih, dan kita optimis.
“Deviden untuk ke pemprov Sumsel ditahun 2022 yakni 3,6 Miliyar dari 50 persen dari laba bersih,” katanya.
Masih disampaikannya, strateginya sendiri yakni marketing, disamping itu juga bagaimana kita bisa mengelola dana yang ada supaya optimal dan efektif.
Sebenarnya disamping security born, disamping kredit konsumtif, disamping yang lain-lain, dia bisa dicarikan celah ini butuh pengurus yang inovasi, itu yang diharapkan tadi.
“Sedangkan untuk kandidat belum ada, dan kandidatnya sendiri yakni diantara 3 Direksi Jamkrida tersebut,” bebernya.
Menurut Wagub Sumsel H Mawardi Yahya, Didalam RUPS ini tentunya para Direksi mempertanggung jawabkan jalannya perusahaan dalam 1 tahun ini. Dari RUPS ini, alhamdulillah Jamkrida tentunya mungkin salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terbaik yaitu di provinsi Sumsel.
“Selain ada beberapa BUMD saya kira Jamkrida ini sekarang alhamdulillah dapat Deviden, itu sudah pasti,” imbuhnya.
Masih dilanjutkannya, dimana untuk Jamkrida mendapatkan TOP BUMD bintang lima. Insya Allah nanti kedepan kita sudah usulkan untuk Direktur Utama nya. Kalau Deviden 5,6 Miliyar, sebenarnya tidak seperti itu, termasuk ada cadangan itu juga Deviden.
“Dimana cadangan 1,8 Miliyar, Deviden untuk pemerintah daerah (Pemda), berarti itu juga satu kesatuan keuntungan kita, jadi jumlah seluruhnya 5,4 Miliyar,” jelasnya.
(AS)















